Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ingin Kemuliaan? Rahasia Mengamalkan Al-Majid, Nama Allah yang Maha Mulia

Media Indonesia
18/2/2026 21:37
Ingin Kemuliaan? Rahasia Mengamalkan Al-Majid, Nama Allah yang Maha Mulia
Tulisan arab Al-Majid.(Youtube nishasqalam)

ASMAUL Husna merupakan kumpulan nama-nama Allah yang indah dan penuh makna. Salah satu nama yang menggambarkan kesempurnaan dan keagungan Allah adalah Al-Majid.

Nama itu merangkum segala bentuk kemuliaan, kehormatan, dan kedermawanan Allah yang tidak terbatas. Berikut pemaparan lebih rinci.

Makna Al-Majid dalam Asmaul Husna

Secara etimologi, Al-Majid berasal dari akar kata majada yang berarti kemuliaan yang luas. Dalam konteks ketuhanan, Al-Majid berarti Allah Maha Mulia dalam Dzat-Nya, Maha Agung dalam Sifat-Nya, dan Maha Indah dalam segala perbuatan-Nya.

Nama ini menegaskan bahwa Allah SWT adalah sumber segala kemuliaan. Tidak ada makhluk yang memiliki kemuliaan kecuali atas izin dan pemberian-Nya.

Al-Majid juga mengandung makna kedermawanan yang melimpah. Ini berarti Allah memberikan karunia-Nya kepada seluruh makhluk tanpa henti.

Dalil Al-Quran Tentang Al-Majid

Nama Al-Majid disebutkan dalam beberapa ayat Al-Quran sebagai penegasan atas keagungan Allah:

  • Surat Hud Ayat 73: "...Sesungguhnya Allah Maha Terpuji lagi Maha Mulia."
  • Surat Al-Buruj Ayat 15: "Yang memiliki 'Arsy, lagi Maha Mulia."

Selain itu, nama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari ibadah shalat kita, tepatnya pada bacaan Shalawat Ibrahimiyah di tasyahud akhir yaitu Innakka Hamidun Majid.

Keutamaan Mengamalkan Zikir Al-Majid

Membaca dan merenungi asma Al-Majid memiliki manfaat spiritual yang besar bagi seorang mukmin:

  1. Meningkatkan Izzah (Harga Diri): Memahami kemuliaan Allah membuat kita tidak akan menghambakan diri kepada selain-Nya.
  2. Diberikan Kehormatan: Allah akan memberikan kemuliaan bagi hamba-Nya yang senantiasa memuji keagungan-Nya.
  3. Menghilangkan Kesombongan: Dengan menyadari bahwa hanya Allah yang Maha Mulia, sifat sombong dalam diri manusia akan terkikis.
  4. Ketenangan Jiwa: Meyakini keagungan Allah memberikan rasa aman bahwa kita berada di bawah perlindungan Dzat yang Maha Perkasa.

Tabel Perbandingan Sifat Mulia: Allah vs Makhluk

Aspek Kemuliaan Allah (Al-Majid) Kemuliaan Makhluk
Sumber Mutlak dari Diri-Nya sendiri Pemberian dari Allah
Sifat Abadi dan Tak Terbatas Fana dan Terbatas
Dampak Mendatangkan Rahmat Seringkali Menimbulkan Ujian

Keutamaan Membaca dan Mengamalkan Al-Majid

Mengamalkan zikir Al-Majid bukan sekadar melafalkan kata, melainkan menghadirkan keagungan Allah dalam hati. Berikut beberapa keutamaannya:

1. Meraih Kemuliaan di Mata Allah dan Manusia.

Barangsiapa yang sering berzikir dengan nama Al-Majid, Allah akan menanamkan rasa hormat dan kemuliaan pada dirinya di tengah masyarakat, selama ia tetap rendah hati.

Baca juga: Memahami Asmaul Husna Allah Al-Hakim yang Memiliki Hikmah

2. Mendapatkan Ketentraman Hati.

Menyadari bahwa Allah Maha Mulia dan Maha Kuasa membuat seorang hamba tidak lagi merasa takut atau rendah diri di hadapan kekuatan duniawi yang fana.

3. Pembuka Pintu Keberkahan.

Karena Al-Majid juga berarti Maha Dermawan, mengamalkan asma ini diyakini dapat melapangkan rezeki dan memberikan keberkahan pada setiap usaha yang dijalani.

Baca juga: Asmaul Husna Allah Al-Wasi Punya Keluasan tanpa Batas

4. Menjaga Kehormatan Diri (Izzah).

Dengan mengenal Al-Majid, seorang Muslim akan terjaga dari perbuatan rendah dan maksiat, karena ia merasa memiliki kemuliaan iman yang harus dijaga.

Meneladani Al-Majid

  • Menjaga lisan dari kata-kata yang merendahkan orang lain.
  • Berusaha menjadi pribadi yang dermawan (karim).
  • Melakukan amal kebaikan dengan niat ikhlas hanya karena Allah.
  • Rutin membaca zikir Asmaul Husna setelah shalat fardu.

Baca juga: Beda Makna Allah Al-Wadud dengan Ar-Rahim

People Also Ask (FAQ)

1. Apa perbedaan Al-Maajid dan Al-Majiid (dengan penekanan berbeda)?

Dalam bahasa Arab, terdapat kemiripan antara Al-Maajid (Maha Mulia) dan Al-Majiid (Maha Agung). Keduanya merujuk pada kesempurnaan sifat kemuliaan Allah yang luas dan tak bertepi.

2. Kapan waktu terbaik berzikir Al-Majid?

Waktu terbaik adalah saat tasyahud akhir dalam shalat, serta di waktu-waktu mustajab seperti sepertiga malam terakhir saat memohon kemuliaan hidup di dunia dan akhirat.

Baca juga: Memahami Asmaul Husna Al-Qayyum Akar Kemandirian dan Kekuasaan Allah

3. Bagaimana cara meneladani sifat Al-Majid?

Dengan cara memiliki akhlak yang mulia (Al-Akhlak Al-Karimah), suka memberi, pemaaf, dan tidak merendahkan orang lain.

Kesimpulan

Mengimani Allah sebagai Al-Majid menuntut kita untuk senantiasa memperbaiki akhlak agar selaras dengan nilai-nilai kemuliaan. Dengan menjadikan Allah sebagai satu-satunya tujuan dalam meraih kehormatan, kita akan selamat dari kehinaan dunia dan akhirat. (I-2)

Baca juga: Urutan 30 Surat Juz Amma Lengkap Arab, Latin, dan Arti

PENAFIAN

Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya