Headline

Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Rabu Abu 2026: Awal Masa Prapaskah dan Simbol Toleransi di Indonesia

Media Indonesia
18/2/2026 14:12
Rabu Abu 2026: Awal Masa Prapaskah dan Simbol Toleransi di Indonesia
Ilustrasi(ANTARA)

 

Indonesia hari ini, Rabu (18/2/2026), merayakan momen spiritualitas yang unik dan langka. Hari Rabu Abu, yang menandai awal masa Prapaskah bagi umat Katolik, jatuh bersamaan dengan 1 Ramadan 1447 H bagi warga Muhammadiyah. Pertemuan dua masa suci ini menjadi potret nyata harmoni beragama di Tanah Air.

Puasa Serentak Lintas Keyakinan

Fenomena ini membuat jutaan warga Indonesia menjalankan ibadah puasa secara bersamaan meskipun dengan landasan teologis yang berbeda. Umat Katolik memulai puasa dan pantang sebagai bentuk pertobatan selama 40 hari menuju Paskah. Di saat yang sama, warga Muhammadiyah mulai menjalankan puasa wajib Ramadan berdasarkan ketetapan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT).

Catatan Toleransi 2026

Tahun 2026 mencatatkan sejarah di mana jeda antara hari besar keagamaan sangat tipis. Selain Rabu Abu dan Ramadan yang jatuh bersamaan pada 18 Februari, sehari sebelumnya (17 Februari) masyarakat juga merayakan Tahun Baru Imlek 2577.

Pesan Persatuan dari Pemimpin Agama

Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa perbedaan metode penentuan awal bulan maupun kesamaan hari ibadah adalah rahmat. "Esensi puasa, baik di bulan Ramadan maupun masa Prapaskah, adalah pengendalian diri dan empati. Ini adalah momentum bagi kita untuk memperkuat Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sebangsa)," ujarnya di Jakarta.

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, juga mengimbau agar perbedaan awal puasa (pemerintah menetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari) disikapi dengan sikap tasamuh atau saling menghormati.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Pertemuan momen ini diprediksi memberikan dampak positif bagi iklim sosial di Indonesia:

Aspek Dampak
Sosial Meningkatnya rasa empati karena banyak warga sama-sama sedang menjalankan puasa.
Keamanan Kerja sama lintas ormas agama dalam menjaga keamanan gereja dan masjid.
Ekonomi Peningkatan aktivitas pasar tradisional untuk kebutuhan pangan sahur dan masa Prapaskah.

Dengan semangat kebersamaan ini, Rabu Abu dan awal Ramadan 2026 diharapkan menjadi katalisator perdamaian yang mempererat ikatan kebangsaan di seluruh pelosok Nusantara.

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya