Headline
Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.
Kumpulan Berita DPR RI
MOMEN berbuka puasa adalah salah satu waktu yang paling dinanti oleh umat Muslim setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Di balik rasa syukur tersebut, terdapat tuntunan doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW sebagai bentuk penghambaan dan permohonan agar ibadah puasa diterima oleh Allah SWT.
Namun, sering kali muncul pertanyaan di tengah masyarakat: doa mana yang paling shahih? Kapan waktu yang tepat untuk membacanya? Artikel ini akan mengulas secara tuntas bacaan doa buka puasa, adab-adabnya, hingga makna mendalam di balik kata-katanya untuk menyambut Ramadhan 2026.
Dalam tradisi Islam, terdapat dua doa yang sangat populer diamalkan oleh masyarakat Indonesia. Berikut adalah rincian teks dan artinya:
Doa ini dinilai memiliki derajat yang kuat (hasan) oleh banyak ulama. Kalimatnya mengandung pengakuan atas hilangnya dahaga setelah berpuasa.
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Bacaan Latin: Dzahabaz zhama’u wabtallatil ‘uruuqu wa tsabatal ajru in syaa Allah.
Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah tetap, insya Allah."
Doa ini sangat akrab di telinga masyarakat dan sering diajarkan sejak usia dini di sekolah maupun masjid.
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Bacaan Latin: Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu.
Artinya: "Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka."
Banyak umat Muslim yang membaca doa panjang sebelum membatalkan puasa. Namun, berdasarkan makna dari doa Dzahaba Dhomau (yang berarti "Telah hilang rasa haus"), para ulama menjelaskan bahwa doa ini sebaiknya dibaca setelah kita meminum air atau memakan kurma.
Berikut adalah urutan teknis berbuka puasa sesuai sunnah:
Informasi Penting: Waktu berbuka puasa adalah salah satu dari tiga waktu di mana doa seorang hamba tidak akan tertolak. Manfaatkan momen ini untuk memohon keberkahan dunia dan akhirat.
Selain membaca doa, ada beberapa adab yang sebaiknya dilakukan agar pahala puasa kita semakin sempurna:
Sangat diperbolehkan. Banyak ulama menyarankan untuk membaca Allahumma laka shumtu saat akan mulai menyuap makanan, dan membaca Dzahaba dhomau setelah merasakan kesegaran air di kerongkongan.
Puasa Anda tetap sah. Doa buka puasa adalah sunnah yang sangat dianjurkan, namun bukan merupakan syarat sah puasa. Jika teringat di tengah makan, segeralah membacanya.
Kedua doa di atas bersifat umum untuk segala jenis puasa, baik puasa wajib Ramadhan maupun puasa sunnah seperti Senin-Kamis dan puasa Daud.
Membaca doa buka puasa bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk syukur atas kekuatan yang diberikan Allah SWT untuk menyelesaikan ibadah. Dengan mengikuti urutan dan adab yang benar, kita berharap ibadah puasa kita di tahun 2026 ini diterima dan mendapatkan pahala yang sempurna. Selamat menjalankan ibadah puasa! (Z-10)
Panduan doa berbuka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW. Lengkap dengan teks Arab, latin, arti, serta urutan adab berbuka yang benar sesuai syariat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved