Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Doa Buka Puasa Ramadan 2026: Arab, Latin, Artinya & Sunnah Rasulullah

Media Indonesia
01/2/2026 22:00
Doa Buka Puasa Ramadan 2026: Arab, Latin, Artinya & Sunnah Rasulullah
Ilustrasi(Freepik.com)

MOMEN berbuka puasa adalah waktu yang paling dinanti oleh setiap muslim setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Di tahun 2026 ini, semangat untuk menghidupkan sunnah Rasulullah SAW semakin relevan dalam keseharian kita. Tidak hanya sekadar membatalkan puasa, momen ini memiliki nilai spiritual yang tinggi karena termasuk dalam waktu-waktu mustajab (terkabulnya doa).

Berikut adalah panduan lengkap mengenai bacaan doa buka puasa, mulai dari versi yang diriwayatkan dalam hadis shahih hingga doa yang populer diamalkan masyarakat Indonesia, lengkap dengan tata cara sesuai sunnah.

1. Doa Buka Puasa Sesuai Sunnah (Riwayat Abu Daud)

Doa ini dinilai memiliki derajat hadis yang lebih kuat (hasan/shahih) oleh para ulama hadis, termasuk Syaikh Al-Albani. Lafaznya menggunakan bentuk lampau (fi'il madhi), yang mengisyaratkan bahwa doa ini sebaiknya dibaca setelah membatalkan puasa (setelah minum air atau makan kurma).

Bacaan Arab:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin:

Dzahabazh zhama-u wabtallatil 'uruuqu wa tsabatal ajru insyaa Allah.

Artinya:

"Telah hilang rasa dahaga, dan telah basah urat-urat, dan telah tetapkan pahala, insya Allah." (HR. Abu Daud no. 2357)

2. Doa Buka Puasa Populer (Riwayat Abu Daud - Mursal)

Doa berikut ini sangat familiar dan sering diajarkan di sekolah-sekolah atau media di Indonesia. Meskipun status hadisnya dipandang dhaif (lemah) oleh sebagian ulama karena periwayatannya yang mursal (terputus sanadnya), namun secara makna doa ini sangat baik dan tetap boleh diamalkan. Para ulama sepakat bahwa mengamalkan hadis dhaif untuk fadhail amal (keutamaan amal) diperbolehkan selama tidak bertentangan dengan akidah.

Bacaan Arab:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin:

Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthartu.

Artinya:

"Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan atas rezeki-Mu aku berbuka." (HR. Abu Daud no. 2358)

Catatan: Seringkali masyarakat menambahkan lafaz "wa bika aamantu" dan "birahmatika yaa arhamar raahimiin". Tambahan ini tidak ditemukan dalam riwayat hadis utama, namun sebagai doa tambahan (doa bebas) hal tersebut sah-sah saja.

Kapan Waktu Tepat Membacanya?

Terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama mengenai waktu pembacaan doa ini, namun pendapat yang paling kuat menggabungkan kedua praktik tersebut:

  • Sebelum berbuka: Dianjurkan membaca Basmalah (Bismillah).
  • Saat membatalkan: Minum air atau makan kurma.
  • Setelah membatalkan: Membaca doa "Dzahabazh zhama-u..." sebagai bentuk rasa syukur bahwa dahaga telah hilang.

Keutamaan Waktu Berbuka Puasa

Keutamaan Penjelasan
Waktu Mustajab Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya bagi orang yang berpuasa ketika saat berbuka ada doa yang tidak tertolak." (HR. Ibnu Majah).
Kebahagiaan Muslim Buka puasa adalah satu dari dua kebahagiaan orang berpuasa (kebahagiaan kedua adalah saat bertemu Allah SWT).

Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah

Agar puasa kita semakin sempurna pahalanya, perhatikan adab-adab berikut ini:

  1. Menyegerakan Berbuka (Ta'jil): Jika matahari telah benar-benar terbenam (adzan Maghrib), segera batalkan puasa. Jangan menunda-nunda.
  2. Berbuka dengan Ruthab/Kurma: Rasulullah SAW berbuka dengan ruthab (kurma basah). Jika tidak ada, beliau menggunakan tamr (kurma kering). Jika tidak ada keduanya, beliau meneguk air putih.
  3. Membaca Basmalah: Jangan lupa membaca "Bismillah" sebelum memasukkan makanan/minuman ke mulut.
  4. Tidak Berlebihan: Makanlah secukupnya untuk membatalkan puasa, lalu tunaikan salat Maghrib terlebih dahulu sebelum makan besar. Ini lebih sehat bagi pencernaan.
  5. Berdoa untuk Orang yang Memberi Buka: Jika Anda diundang berbuka, doakan tuan rumah dengan: "Afthara 'indakumush shaa-imuun, wa akala tha'aamakumul abraar, wa shallat 'alaikumul malaa-ikah."



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya