Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

12 Cara Menghilangkan Bau Ketiak Membandel Secara Alami dan Medis

 Gana Buana
27/1/2026 21:30
12 Cara Menghilangkan Bau Ketiak Membandel Secara Alami dan Medis
Cara Menghilangkan Bau Ketiak.(Freepik)

MASALAH bau ketiak atau dalam istilah medis dikenal sebagai bromhidrosis bukan sekadar masalah estetika, melainkan dapat memengaruhi kepercayaan diri dan interaksi sosial seseorang secara signifikan. Di tahun 2026 ini, kesadaran masyarakat terhadap kebersihan diri (personal hygiene) semakin meningkat, diiringi dengan beragam metode penanganan bau badan, mulai dari resep tradisional warisan leluhur hingga teknologi dermatologi mutakhir.

Banyak orang beranggapan bahwa keringat adalah penyebab utama bau badan. Faktanya, keringat itu sendiri tidak berbau. Bau tidak sedap muncul ketika protein dan lemak dalam keringat yang dihasilkan oleh kelenjar apokrin bercampur dengan bakteri di permukaan kulit. Berikut adalah panduan komprehensif dan mendalam mengenai cara menghilangkan bau ketiak secara alami maupun medis yang efektif dan aman.

Memahami Akar Masalah: Mengapa Ketiak Bisa Berbau?

Sebelum masuk ke solusi, penting untuk memahami mekanisme tubuh. Tubuh manusia memiliki dua jenis kelenjar keringat utama:

  • Kelenjar Ekrin: Tersebar di seluruh tubuh dan menghasilkan keringat yang sebagian besar terdiri dari air dan garam (untuk mendinginkan tubuh). Keringat ini biasanya tidak berbau.
  • Kelenjar Apokrin: Terpusat di area berambut seperti ketiak dan selangkangan. Kelenjar ini menghasilkan keringat yang lebih pekat, mengandung protein dan lemak. Ketika bakteri kulit (seperti Staphylococcus hominis) memecah protein ini, timbullah aroma tidak sedap yang kita kenal sebagai bau badan.

Cara Menghilangkan Bau Ketiak Secara Alami

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif atau ingin menghindari bahan kimia keras, bahan-bahan alami berikut terbukti ampuh menetralkan bakteri penyebab bau:

1. Menggunakan Tawas (Alum Stone)

Tawas adalah metode klasik yang kembali populer di kalangan generasi muda pada tahun 2026 karena sifatnya yang alami, murah, dan efektif (zero waste). Tawas bekerja dengan membentuk lapisan pelindung yang menghambat pertumbuhan bakteri tanpa menyumbat pori-pori secara agresif.

Cara Pakai: Basahi batu tawas dengan sedikit air, lalu oleskan pada ketiak yang bersih setelah mandi. Kini juga tersedia tawas dalam bentuk spray cair yang lebih praktis.

2. Cuka Apel (Apple Cider Vinegar)

Sifat asam dari cuka apel dapat mengubah pH kulit ketiak, menciptakan lingkungan yang tidak ramah bagi bakteri penyebab bau.

Cara Pakai: Campurkan cuka apel dan air dengan perbandingan 1:1. Celupkan kapas dan oleskan pada ketiak. Diamkan 5-10 menit sebelum dibilas bersih. Lakukan secara rutin sebelum mandi.

3. Baking Soda dan Lemon

Baking soda menyerap kelembapan, sementara lemon membunuh bakteri. Kombinasi keduanya sangat kuat untuk kasus bau badan yang membandel.

Cara Pakai: Campurkan 1 sendok makan baking soda dengan perasan lemon hingga membentuk pasta. Oleskan pada ketiak, diamkan 5 menit, lalu bilas. Catatan: Hindari metode ini jika kulit ketiak Anda baru saja dicukur atau sedang iritasi.

4. Minyak Kelapa (Virgin Coconut Oil)

Minyak kelapa kaya akan asam laurat yang memiliki sifat antimikroba alami.

Cara Pakai: Oleskan sedikit minyak kelapa murni pada ketiak setelah mandi. Tunggu hingga meresap sebelum berpakaian agar tidak meninggalkan noda pada baju.

Pendekatan Modern dan Skincare (Tren 2026)

Dunia kecantikan modern telah mengadaptasi bahan aktif wajah untuk perawatan tubuh (body care).

5. Eksfoliasi dengan AHA/BHA

Penggunaan toner atau serum yang mengandung Glycolic Acid (AHA) atau Salicylic Acid (BHA) pada ketiak menjadi tren besar. Asam ini bekerja dengan menurunkan pH kulit dan mengangkat sel kulit mati tempat bakteri berkembang biak.

Tips: Gunakan toner eksfoliasi 2-3 kali seminggu pada malam hari. Jangan gunakan deodoran segera setelah eksfoliasi untuk menghindari iritasi.

6. Deodoran vs Antiperspiran: Pilih yang Tepat

Banyak orang salah kaprah menganggap keduanya sama.

  • Deodoran: Hanya menutupi bau dan membuat kulit asam agar bakteri mati (sering mengandung alkohol atau parfum).
  • Antiperspiran: Mengandung senyawa aluminium yang menyumbat sementara kelenjar keringat untuk mengurangi produksi keringat basah.
Jika masalah Anda adalah "basah dan bau", pilihlah produk yang mengandung antiperspiran klinis.

Prosedur Medis untuk Kasus Membandel

Jika cara alami dan produk pasaran tidak mempan, mungkin Anda mengalami hiperhidrosis (keringat berlebih yang ekstrem). Berikut solusi medisnya:

7. Suntik Botox (Botulinum Toxin)

Botox tidak hanya untuk kerutan wajah. Suntikan botox di area ketiak dapat memblokir sinyal saraf yang merangsang kelenjar keringat. Efektivitasnya bisa bertahan 6 hingga 12 bulan. Biaya prosedur ini bervariasi, namun umumnya berkisar jutaan dalam Mata Uang Rupiah tergantung klinik.

8. Terapi MiraDry

Ini adalah prosedur non-invasif yang menggunakan energi elektromagnetik untuk menghancurkan kelenjar keringat dan bau di ketiak secara permanen. Setelah kelenjar rusak, mereka tidak akan tumbuh kembali.

Perubahan Gaya Hidup untuk Mencegah Bau Badan

Pengobatan dari luar tidak akan maksimal jika faktor internal tidak diperbaiki.

9. Perhatikan Asupan Makanan

Makanan dengan aroma tajam seperti bawang putih, bawang bombay, dan rempah-rempah kuat (kari) mengandung senyawa sulfur yang dapat diekskresikan melalui pori-pori kulit. Mengurangi konsumsi makanan ini, serta kafein dan alkohol, dapat mengurangi intensitas bau badan.

10. Pilih Bahan Pakaian yang Tepat

Hindari bahan sintetis seperti polyester atau spandeks untuk penggunaan harian, karena bahan ini memerangkap panas dan bakteri. Beralihlah ke bahan alami seperti katun, linen, atau serat bambu yang memiliki sirkulasi udara (breathable) yang baik.

11. Menjaga Kebersihan Bulu Ketiak

Rambut ketiak yang lebat dapat menjadi sarang bakteri dan memerangkap kelembapan, membuat bau lebih sulit hilang. Mencukur atau melakukan waxing secara rutin dapat membantu mengurangi bau badan secara signifikan karena keringat dapat langsung menguap dari kulit.

12. Manajemen Stres

Stres emosional memicu kelenjar apokrin bekerja lebih aktif dibandingkan stres fisik (seperti olahraga). Lakukan teknik relaksasi atau meditasi untuk menjaga suhu tubuh dan emosi tetap stabil.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera konsultasikan ke dokter kulit jika:

  • Bau badan berubah secara tiba-tiba atau menjadi sangat menyengat (seperti bau buah busuk, amonia, atau pemutih).
  • Anda berkeringat berlebih di malam hari tanpa alasan jelas (keringat malam).
  • Perubahan bau badan disertai gejala lain seperti penurunan berat badan drastis.

Kondisi ini bisa menjadi indikasi masalah kesehatan yang lebih serius seperti diabetes, gangguan tiroid, atau masalah ginjal.

Kesimpulan

Menghilangkan bau ketiak memerlukan kombinasi antara menjaga kebersihan diri, pemilihan produk yang tepat, dan pola hidup sehat. Di tahun 2026, opsi perawatan semakin luas, mulai dari kembali ke alam dengan tawas hingga penggunaan skincare acid. Temukan metode yang paling cocok dengan jenis kulit dan tingkat aktivitas Anda untuk mendapatkan kepercayaan diri yang maksimal.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya