Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya konsistensi dalam pelaksanaan redistribusi guru sebagai langkah strategis untuk mewujudkan pemerataan mutu pembelajaran di seluruh Indonesia.
“Upaya redistribusi guru harus konsisten dilakukan sebagai bagian dari langkah pemerataan mutu pembelajaran di tanah air,” ujar Lestari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (20/1).
Pemerintah, kata Lestari, telah merancang kebijakan redistribusi guru ASN berdasarkan Permendikdasmen Nomor 1 Tahun 2025 dan Kepmendikdasmen Nomor 82 Tahun 2025. Melalui kebijakan tersebut, guru ASN dari sekolah negeri yang kelebihan tenaga pendidik akan dipindahkan ke sekolah swasta yang masih kekurangan guru.
Data Pokok Pendidikan (Dapodik) per Januari 2025 menunjukkan bahwa secara nasional rasio guru dan siswa terlihat cukup ideal. Rasio guru di tingkat SD/MI tercatat 1:15, SMP/MTs 1:13, SMA/MA 1:12, dan SMK 1:11.
Namun, di balik angka tersebut, masih terdapat ketimpangan distribusi guru antarwilayah. Pada tahun ajaran 2025/2026, jumlah guru di Indonesia mencapai sekitar 3,47 juta orang, dengan sekitar 1,5 juta guru atau 44 persen di antaranya terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Menurut Lestari, kondisi tersebut harus segera disikapi melalui langkah nyata, salah satunya dengan merealisasikan program redistribusi guru yang telah direncanakan pemerintah.
Perempuan yang akrab disapa Rerie itu menekankan bahwa keberhasilan kebijakan ini membutuhkan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan di daerah, terutama dalam proses pelaksanaan di lapangan.
Sebagai anggota Komisi X DPR RI, Rerie juga mendorong agar pada tahun ini program redistribusi guru dapat berjalan seiring dengan program revitalisasi sekolah yang tengah digulirkan pemerintah.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu menilai, pemerataan sarana pendidikan dan tenaga pendidik yang berkualitas akan mempercepat pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional yang unggul dan berdaya saing di masa depan.
KEWASPADAAN terhadap ancaman gangguan kesehatan mental anak dan remaja harus ditingkatkan dan menjadi kepedulian bersama untuk segera diatasi.
KEMAMPUAN story telling atau bercerita sangat dibutuhkan untuk memberi pemahaman yang benar bagi masyarakat terkait langkah pengobatan yang tepat dalam mengatasi kanker.
BANGUN kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus Nipah di tanah air.
Aspek inklusivitas harus menjadi fondasi utama dalam proses pembangunan nasional.
DORONG upaya pencegahan pekerja anak di tanah air secara konsisten dengan menerapkan kebijakan yang komprehensif dan didukung sejumlah pihak terkait.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan pentingnya membangun ekosistem hukum yang kuat serta edukasi yang memadai untuk melindungi anak-anak.
BBPMP menjadi mitra dalam implementasi program di Jawa Timur, sementara Bakti Barito-STiR melanjutkan pendampingan di Jawa Barat, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Timur.
PENDIDIKAN kerap dimaknai sebatas proses belajar-mengajar di ruang kelas. Padahal, mutu pendidikan sesungguhnya dibangun oleh sebuah ekosistem yang lebih luas.
ISU pembiayaan pendidikan semakin menjadi sorotan publik.
Cambridge International Education menilai SIS Group of Schools mampu menjaga mutu pendidikan internasional sambil menekan biaya sekolah.
PANITIA Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Penyelenggaraan Pendidikan DPRD DKI Jakarta menegaskan komitmennya untuk meningkatkan mutu pendidikan di Ibu Kota.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved