Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MALAM Nisfu Syaban atau malam pertengahan bulan Syaban merupakan salah satu waktu yang sangat dinantikan oleh umat Muslim di seluruh dunia. Dikenal sebagai Lailatul Maghfirah atau malam pengampunan, momen ini menjadi kesempatan emas bagi setiap hamba untuk memohon ampunan, keberkahan, dan kelancaran rezeki kepada Allah SWT.
Secara harfiah, Nisfu Syaban berarti pertengahan bulan Syaban. Dalam tradisi Islam, malam ini diyakini sebagai waktu di mana buku catatan amal manusia selama setahun dilaporkan dan diganti dengan yang baru.
Rasulullah SAW dalam beberapa riwayat menyebutkan bahwa Allah SWT turun ke langit dunia pada malam ini untuk memberikan ampunan kepada hamba-Nya, kecuali bagi mereka yang menyekutukan Allah dan mereka yang sedang bermusuhan.
Berikut adalah doa yang umum dipanjatkan oleh para ulama dan umat Muslim setelah melaksanakan rangkaian ibadah di malam Nisfu Syaban:
اَللّٰهُمَّ يَا ذَا الْمَنِّ وَلَا يُمَنُّ عَلَيْكَ، يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ، يَا ذَا الطَّوْلِ وَالْإِنْعَامِ، لَا إِلٰهَ إِلَّا أَنْتَ ظَهْرَ اللَّاجِئِيْنَ، وَجَارَ الْمُسْتَجِيْرِيْنَ، وَأَمَانَ الْخَائِفِيْنَ. اَللّٰهُمَّ إِنْ كُنْتَ كَتَبْتَنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ شَقِيًّا أَوْ مَحْرُوْمًا أَوْ مَطْرُوْدًا أَوْ مُقْتَرًّا عَلَيَّ فِي الرِّزْقِ، فَامْحُ اللّٰهُمَّ بِفَضْلِكَ شَقَاوَتِيْ وَحِرْمَانِيْ وَطَرْدِيْ وَإِقْتَارَ رِزْقِيْ، وَأَثْبِتْنِيْ عِنْدَكَ فِيْ أُمِّ الْكِتَابِ سَعِيْدًا مَرْزُوْقًا مُوَفَّقًا لِلْخَيْرَاتِ، فَإِنَّكَ قُلْتَ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ فِيْ كِتَابِكَ الْمُنَزَّلِ عَلَى لِسَانِ نَبِيِّكَ الْمُرْسَلِ: يَمْحُو اللهُ مَا يَشَاءُ وَيُثْبِتُ وَعِنْدَهُ أُمُّ الْكِتَابِ.
Bacaan Latin:
"Allâhumma yâ dzal manni wa lâ yumannu 'alaika, yâ dzal jalâli wal ikrâm, yâ dzat thawli wal in'âm. Lâ ilâha illâ anta zhahral lâji'în, wa jâral mustajîrîn, wa amânal khâ'ifîn. Allâhumma in kunta katabtanî 'indaka fî ummil kitâbi syaqiyyan aw mahrûman aw mathrûdan aw muqtarran 'alayya fir rizqi, famhullâhumma bifadhlika syaqâwatî wa hirmânî wa thardî wa iqtâra rizqî, wa atsbitnî 'indaka fî ummil kitâbi sa'îdan marzûqan muwaffaqan lil khayrât. Fa innaka qulta wa qawlukal haqqu fî kitâbikal munazzali 'alâ lisâni nabiyyikal mursali: Yamhullâhu mâ yasyâ'u wa yutsbitu wa 'indahû ummul kitâb."
Artinya:
"Wahai Tuhanku yang maha pemberi, Engkau tidak diberi. Wahai Tuhan pemilik kebesaran dan kemuliaan. Wahai Tuhan pemberi segala kekayaan dan nikmat. Tiada tuhan selain Engkau, kekuatan orang-orang yang meminta pertolongan, lindungan orang-orang yang mencari perlindungan, dan tempat aman orang-orang yang takut. Tuhanku, jika Kau mencatatku di sisi-Mu pada Lauhul Mahfuzh sebagai orang celaka, terhalang, terusir, atau sempit rezeki, maka hapuslah berkat kemurahan-Mu kecelakaan, penghalangan, pengusiran, dan kesempitan rezekiku. Tetapkanlah aku di sisi-Mu sebagai orang yang bahagia, murah rezeki, dan taufiq untuk berbuat kebaikan..."
Salah satu tradisi yang kuat di Indonesia adalah membaca Surat Yasin sebanyak tiga kali setelah Sholat Maghrib pada malam Nisfu Syaban. Setiap bacaan disertai dengan niat khusus:
Berdasarkan kalender Hijriah, 15 Syaban 1447 H diperkirakan jatuh pada awal Februari 2026. Umat Muslim dianjurkan mulai memperbanyak ibadah sejak masuk waktu Maghrib di hari sebelumnya.
Meskipun tidak ada hadis spesifik tentang tata cara "Sholat Nisfu Syaban" secara khusus, para ulama menganjurkan untuk memperbanyak sholat sunnah mutlak, sholat tahajud, dan sholat hajat pada malam tersebut sebagai bentuk pendekatan diri kepada Allah.
Dalam hadis riwayat Ibnu Majah, disebutkan bahwa Allah mengampuni semua makhluk-Nya kecuali dua golongan: orang yang musyrik (menyekutukan Allah) dan orang yang bermusyir (menyimpan dendam atau bermusuhan dengan sesama Muslim).
| Waktu | Amalan |
|---|---|
| Siang Hari | Melaksanakan puasa sunnah Syaban. |
| Menjelang Maghrib | Membersihkan diri, memakai wewangian, dan menuju masjid. |
| Ba'da Maghrib | Membaca Surat Yasin 3 kali dengan niat yang telah ditentukan. |
| Malam Hari | Memperbanyak istighfar, zikir, dan membaca doa Nisfu Syaban. |
| Sepertiga Malam | Sholat Tahajud dan bermunajat memohon ampunan. |
Malam Nisfu Syaban adalah jembatan spiritual menuju bulan suci Ramadan. Dengan memperbanyak doa dan amalan saleh, kita berharap hati menjadi lebih bersih dan siap menyambut bulan puasa dengan penuh keberkahan. (Z-10)
Temukan daftar amalan malam Nisfu Syaban 2026 lengkap dengan doa, jadwal, dan keutamaan sesuai sunnah untuk meningkatkan spiritualitas Anda.
Cari tahu kapan Malam Nisfu Syaban 2026 jatuh. Lengkap dengan jadwal kalender Hijriah 1447 H, niat puasa, doa, dan amalan sunnah utama
Cari tahu kapan Malam Nisfu Syaban 2026 jatuh. Lengkap dengan jadwal kalender Hijriah 1447 H, niat puasa, doa, dan amalan sunnah utama
Malam ini dikenal sebagai malam pengampunan, di mana Allah SWT membuka pintu rahmat dan ampunan bagi hamba-hamba-Nya.
Malam Nisfu Syaban merupakan momen istimewa dalam kalender Islam yang jatuh pada tanggal 15 Syaban. Pada malam penuh berkah ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak ibadah
Malam Nisfu Sya'ban, yang jatuh pada Kamis malam, 13 Februari 2025, adalah malam yang penuh berkah dalam tradisi Islam.
MALAM Nisfu Syaban bertepatan dengan Kamis (13/25) malam. Artikel ini membahas doa dan tiga amalan yan dianjurkan dilakukan pada malam Nisfu Sya’ban
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved