Headline

Transparansi data saham bakal diperkuat demi kerek bobot RI.

Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Jadwal Lengkap

Media Indonesia
01/2/2026 21:40
Niat Puasa Ayyamul Bidh dan Nisfu Syaban 2026: Arab, Latin, dan Jadwal Lengkap
Ilustrasi(Freepik.com)

UMAT Islam di Indonesia memasuki momen istimewa di awal Februari 2026. Jadwal puasa sunah Ayyamul Bidh bulan Syaban 1447 Hijriah jatuh berurutan mulai hari ini, Minggu (1/2), hingga Selasa (3/2). Istimewanya, hari terakhir Ayyamul Bidh kali ini bertepatan langsung dengan Nisfu Syaban.

Bagi Anda yang ingin menunaikan ibadah puasa sunah ini, menggabungkan niat puasa Ayyamul Bidh dengan puasa Syaban diperbolehkan oleh para ulama dan akan mendapatkan pahala ganda. Berikut panduan lengkap niat dan jadwalnya.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh & Nisfu Syaban 2026

  • 13 Syaban: Minggu, 1 Februari 2026 (Hari Pertama Ayyamul Bidh).
  • 14 Syaban: Senin, 2 Februari 2026 (Hari Kedua).
  • 15 Syaban: Selasa, 3 Februari 2026 (Hari Ketiga & Puasa Nisfu Syaban).

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niat puasa sunah ini idealnya dilafalkan pada malam hari sebelum fajar. Namun, karena ini adalah puasa sunah, niat masih boleh dilakukan pada pagi hari (siang hari) selama belum makan dan minum sejak Subuh.

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ayyâmil bîdl lilâhi ta’âlâ.

Artinya: "Saya niat puasa Ayyamul Bidh (hari-hari putih), karena Allah Ta’ala."

Bacaan Niat Puasa Nisfu Syaban (Selasa, 3 Feb)

Khusus untuk hari Selasa, 3 Februari 2026, yang bertepatan dengan tanggal 15 Syaban, Anda bisa meniatkan puasa khusus Nisfu Syaban atau puasa sunah Syaban secara umum.

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ شَعْبَانَ لِلهِ تَعَالَى

Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Sya‘bana lillâhi ta‘âlâ.

Artinya: "Aku berniat puasa sunah Syaban esok hari karena Allah Ta’ala."

Keutamaan Menggabungkan Puasa

Menurut Syekh al-Barizi dalam kitab Fathul Mu'in, menggabungkan dua niat puasa sunah (seperti Ayyamul Bidh dan Senin-Kamis atau puasa Syaban) dalam satu pelaksanaan adalah sah dan insya Allah mendapatkan pahala keduanya.

Momentum ini sangat tepat sebagai ajang "pemanasan" rohani dan jasmani sebelum menyambut bulan suci Ramadan 1447 H yang diprediksi jatuh pada 19 Februari 2026 mendatang. Selamat menjalankan ibadah puasa.

 

PENAFIAN _Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya