Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Dokter Ungkap Pilihan Buah yang Baik untuk Kesehatan Jantung

Atalya Puspa    
19/1/2026 14:25
Dokter Ungkap Pilihan Buah yang Baik untuk Kesehatan Jantung
Ilustrasi(Freepik.com)

DOKTER spesialis jantung menegaskan bahwa konsumsi buah secara rutin berperan penting dalam menjaga kesehatan jantung dan menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Meski semua buah dinilai baik untuk kesehatan, sejumlah jenis buah disebut memiliki manfaat lebih besar bagi jantung.

American Heart Association merekomendasikan konsumsi empat porsi buah setiap hari. Seluruh buah mengandung vitamin, mineral, serat, dan berbagai zat gizi lain yang dapat membantu mencegah penyakit jantung.

Menurut Direktur Pencegahan dan Kesehatan Kardiovaskular di National Jewish Health, Denver, Amerika Serikat, Dr. Andrew Freeman, bukti ilmiah menunjukkan orang yang mengonsumsi lebih banyak buah dan sayuran memiliki luaran kardiovaskular yang jauh lebih baik. Mereka cenderung mengalami lebih sedikit serangan jantung dan stroke.

Freeman menekankan pentingnya memperbanyak buah dan sayuran dalam menu sehari-hari. Ia menyarankan agar setiap waktu makan selalu disertai konsumsi buah dan sayuran.

Hal senada disampaikan dokter jantung di Center for the Prevention of Cardiovascular Disease, NYU Langone Health, New York, Dr. Sean Heffron. Ia menyebut seluruh faktor risiko aterosklerosis, yaitu penumpukan plak yang menyebabkan pembuluh darah mengeras dan menyempit, dapat membaik dengan pola makan tinggi buah dan sayuran. Manfaat tersebut terlihat dari sisi tekanan darah, pengendalian berat badan, hingga kadar kolesterol.

American Heart Association menjelaskan, buah mengandung serat, kalium, folat, dan vitamin C. Serat membantu mengikat kolesterol di saluran pencernaan sehingga tidak kembali ke aliran darah, yang pada akhirnya membantu menurunkan kolesterol total dan kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Beberapa buah juga mengandung pektin yang memiliki efek serupa.

Kalium berperan penting dalam mengontrol tekanan darah, sementara sejumlah penelitian menunjukkan folat dapat menurunkan risiko stroke. Warna cerah pada buah menjadi indikator tingginya kandungan antioksidan, seperti vitamin C, yang membantu memperbaiki kerusakan sel akibat proses alami tubuh.

Freeman menyarankan masyarakat memilih buah dengan warna paling cerah karena umumnya mengandung antioksidan tinggi. Selain itu, buah juga mengandung fitokimia, yaitu senyawa yang diproduksi tanaman untuk melindungi diri, namun memberikan manfaat kesehatan bagi manusia.

American Heart Association menegaskan tidak ada satu buah yang paling unggul dibandingkan buah lainnya. Semua buah baik untuk kesehatan jantung. Para dokter menyarankan masyarakat mengonsumsi buah yang disukai dan mudah diakses, serta mengombinasikan berbagai jenis buah.

Meski demikian, dokter jantung klinis dan profesor madya kedokteran di Columbia University Medical Center, New York, Dr. Marc Eisenberg, menyebut dirinya cenderung merekomendasikan buah-buahan yang dipanen di wilayah utara seperti pir, apel, dan beri karena umumnya mengandung gula lebih rendah dibandingkan buah yang dipanen di wilayah selatan.

Buah beri seperti blueberry, raspberry, dan stroberi dikaitkan dengan penurunan risiko diabetes tipe 2, yang merupakan salah satu faktor risiko penyakit jantung. Freeman mengaku berusaha mengonsumsi buah beri hampir setiap hari. Eisenberg menambahkan, semua jenis beri bermanfaat, namun blueberry termasuk yang paling unggul karena kandungan antioksidannya. 

Sebuah studi dalam jurnal Nutrients menunjukkan blueberry memiliki efek perlindungan kardiovaskular yang kuat, termasuk mencegah peradangan, penumpukan plak di pembuluh darah, serta membantu menurunkan tekanan darah.

Apel juga menjadi salah satu buah favorit Eisenberg. Buah ini kaya serat, mengandung vitamin C dan polifenol yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Konsumsi apel dikaitkan dengan penurunan kejadian penyakit jantung. Freeman menyebut apel unggul karena praktis dan mudah dibawa sebagai camilan harian.

Semangka juga direkomendasikan karena kaya kalium dan magnesium serta mengandung likopen, antioksidan yang dikaitkan dengan penurunan risiko stroke. Menurut American Heart Association, kadar likopen dalam semangka bahkan sekitar 40 persen lebih tinggi dibandingkan tomat. Heffron menyebut semangka sebagai buah yang mengenyangkan dan relatif rendah kalori sehingga cocok bagi orang yang menjaga berat badan.

Anggur mengandung fitokimia seperti resveratrol dan antosianin yang dapat melindungi jantung dengan menurunkan kolesterol dan trigliserida serta mengurangi peradangan. Senyawa ini banyak terdapat pada kulit anggur. Sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi anggur secara rutin dapat menurunkan tekanan darah sistolik. Anggur dan kismis juga mengandung kalium yang membantu mengontrol tekanan darah. Eisenberg merekomendasikan konsumsi anggur merah maupun hijau.

Alpukat juga disebut sebagai buah yang baik untuk kesehatan jantung, meski sering dianggap tidak biasa. Heffron menjelaskan alpukat dan zaitun termasuk buah, dan minyak yang dihasilkan dari keduanya, seperti minyak zaitun dan minyak alpukat, sangat menyehatkan. Berbagai penelitian menunjukkan konsumsi alpukat dapat membantu menurunkan kolesterol total dan LDL karena kandungan lemak baiknya.

Meski demikian, ahli gizi Natalie Rizzo mengingatkan konsumsi alpukat perlu dibatasi. Ia menyarankan sekitar sepertiga buah alpukat per hari agar asupan kalori tetap terkendali dan tidak berkontribusi pada kenaikan berat badan.

Para ahli menegaskan, kunci utama menjaga kesehatan jantung bukan terletak pada satu jenis buah tertentu, melainkan konsistensi dan keberagaman konsumsi buah setiap hari sebagai bagian dari pola makan sehat. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik