Headline

YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.

Rahasia Pohon Tomat Berbuah Raksasa di Polybag: Cuma Pakai 2 Bahan Dapur Ini!

Wisnu Arto Subari
14/1/2026 10:21
Rahasia Pohon Tomat Berbuah Raksasa di Polybag: Cuma Pakai 2 Bahan Dapur Ini!
Ilustrasi.(Freepik)

TOMAT (Solanum lycopersicum) adalah salah satu tanaman yang paling responsif terhadap nutrisi mikro. Sering kali, kegagalan panen tomat di polybag disebabkan oleh media tanam yang cepat jenuh dan kekurangan unsur kalsium. Namun, tahukah Anda bahwa kunci keberhasilan tomat berbuah besar terletak pada dua bahan dapur sederhana: cangkang telur dan kulit pisang?

Kedua bahan ini bukan sekadar limbah, melainkan booster alami yang mengandung kalsium dan kalium tinggi. Ini dua unsur paling krusial yang dibutuhkan tomat untuk membentuk buah yang padat, manis, dan tahan terhadap penyakit busuk pantat buah (blossom end rot).

1. Menyiapkan Media Tanam Super dalam Polybag

Sebelum memasukkan nutrisi rahasia, fondasi utama adalah media tanam. Untuk penanaman di polybag, gunakan ukuran minimal diameter 35-40 cm agar akar bisa berkembang leluasa. Campuran ideal terdiri dari:

  • Tanah topsoil (bagian atas) yang gembur.
  • Kompos atau pupuk kandang yang sudah matang sempurna.
  • Sekam bakar untuk menjaga porositas agar air tidak menggenang.

2. Dua Bahan Dapur Rahasia: Cara Mengolah dan Menggunakannya

Bahan Pertama: Cangkang Telur (Sumber Kalsium Murni)

Kalsium adalah 'semen' bagi dinding sel tanaman tomat. Tanpa kalsium yang cukup, sel buah akan pecah dan menyebabkan bagian bawah tomat menghitam (busuk).

Cara pakai: Cuci bersih cangkang telur, keringkan, lalu tumbuk hingga menjadi bubuk halus. Campurkan dua sendok makan bubuk cangkang telur ke dalam lubang tanam saat pertama kali memindahkan bibit atau taburkan di sekeliling pangkal batang setiap dua minggu sekali.

Baca juga: Pahit yang Bermanfaat, Berikut 8 Manfaat Daun Pepaya

Bahan Kedua: Kulit Pisang (Booster Kalium dan Fosfor)

Kulit pisang sangat kaya kalium (K) yang bertanggung jawab untuk transportasi nutrisi dan pembentukan gula dalam buah, sehingga tomat terasa lebih manis dan ukurannya maksimal.

Cara pakai: Potong kecil-kecil kulit pisang segar dan kubur di dalam media tanam (jangan menempel langsung pada batang) atau rendam kulit pisang dalam air selama 48 jam dan gunakan air rendamannya untuk menyiram tanaman seminggu sekali.

Baca juga: Cara Menanam Terong di Polybag agar Berbuah Lebat dan Panjang

3. Teknik Pruning Single Stem untuk Buah Maksimal

Kesalahan terbesar pemula adalah membiarkan semua cabang tumbuh. Tanaman tomat yang terlalu rimbun akan menghabiskan energinya untuk memproduksi daun, bukan buah. Gunakan teknik Single Stem:

Buang semua tunas air (tunas kecil yang tumbuh di ketiak antara batang utama dan cabang daun). Dengan menyisakan satu batang utama saja, nutrisi dari cangkang telur dan kulit pisang tadi akan langsung dialirkan fokus ke pembentukan buah, sehingga buah yang dihasilkan berukuran jauh lebih besar dari biasanya.

Baca juga: Tujuh Khasiat Daun Kelor bagi Kesehatan

4. Companion Planting: Trik Rahasia Pengusir Hama

Agar tomat Anda aman dari serangan ulat dan kutu tanpa pestisida kimia, gunakan teknik Companion Planting. Tanamlah beberapa batang kemangi (basil) atau bunga marigold di sekitar polybag tomat.

Aroma kuat dari kemangi terbukti secara ilmiah dapat meningkatkan citarasa tomat dan menjauhkan hama lalat buah. Marigold menjaga akar tomat dari serangan nematoda tanah.

Masalah Budi Daya Tomat di Polybag

Mengapa tomat saya tumbuh tinggi tapi tidak berbunga?

Ini biasanya disebabkan oleh kelebihan nitrogen (terlalu banyak pupuk urea/kotoran ayam yang belum matang). Segera imbangi dengan pemberian unsur kalium (seperti air rendaman kulit pisang) dan pastikan tanaman mendapat sinar matahari minimal 7 jam sehari.

Kapan waktu terbaik menyiram tanaman tomat?

Selalu siram di pagi hari pada bagian tanahnya saja. Hindari membasahi daun tomat karena daun yang lembap sangat rentan terhadap serangan jamur phytophthora (busuk daun).

Practical Checklist untuk Panen Tomat Berhasil

  • Pilih varietas bibit unggul (F1) yang sesuai dengan ketinggian lokasi Anda.
  • Pastikan polybag memiliki lubang drainase yang cukup agar akar tidak busuk.
  • Pasang ajir (penyangga) setinggi 1,5 meter sejak tanaman masih kecil.
  • Lakukan pemangkasan daun bagian bawah yang sudah menyentuh tanah untuk mencegah penularan jamur.
  • Berikan tambahan garam Inggris (epsom salt) satu sendok teh per liter air sebulan sekali untuk booster magnesium.

Kesimpulan

Menghasilkan tomat berbuah raksasa di polybag bukanlah hal yang mustahil jika Anda memahami kebutuhan nutrisi spesifiknya. Dengan kombinasi media tanam yang tepat, teknik pruning yang disiplin, serta pemanfaatan cangkang telur dan kulit pisang, Anda bisa menikmati panen tomat organik yang sehat, besar, dan melimpah langsung dari halaman rumah Anda.


10 FAQ Menanam Tomat agar Menghasilkan

  1. Apakah tomat butuh banyak sinar matahari? Ya, minimal 6-8 jam paparan langsung setiap hari.
  2. Berapa umur tomat bisa dipanen? Biasanya antara 60-90 hari setelah tanam, tergantung varietas.
  3. Kenapa buah tomat pecah-pecah saat matang? Karena penyiraman yang tidak konsisten (tanah terlalu kering lalu tiba-tiba sangat basah).
  4. Bolehkah memakai air cucian beras? Sangat boleh, air cucian beras mengandung vitamin B1 yang bagus untuk penguatan akar.
  5. Apa tanda tomat kekurangan kalsium? Bagian bawah buah (pantat buah) terlihat hitam, kering, dan cekung.
  6. Bagaimana cara mengatasi kutu putih di daun tomat? Semprot dengan campuran air sabun cuci piring tipis-tipis atau minyak mimba (neem oil).
  7. Haruskah membuang bunga pertama tomat? Beberapa ahli menyarankan membuang bunga pertama agar tanaman fokus menguatkan batang terlebih dahulu.
  8. Apa fungsi sekam bakar di media tanam? Menjaga tanah tetap gembur dan tidak memadat, serta meningkatkan sirkulasi oksigen di akar.
  9. Bisakah menanam tomat di musim hujan? Bisa, namun pastikan drainase sempurna dan gunakan peneduh plastik (UV) jika hujan terlalu ekstrem.
  10. Apakah pohon tomat perlu dipupuk setiap hari? Tidak, cukup seminggu sekali untuk pupuk cair dan sebulan sekali untuk pupuk padat.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya