Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa'afihi Wa'fuanhu: Arab, Latin, Artinya

Thalatie K Yani
14/1/2026 06:29
Allahummaghfirlahu Warhamhu Wa'afihi Wa'fuanhu: Arab, Latin, Artinya
Ilustrasi(freepik)

Dalam ajaran Islam, mendoakan orang yang telah meninggal dunia adalah salah satu bentuk bakti dan kewajiban bagi sesama Muslim yang masih hidup, terutama bagi keluarga yang ditinggalkan. Salah satu lafal doa yang paling masyhur dan sering dibaca, baik saat sholat jenazah maupun saat ziarah kubur, adalah allahumma firlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu. Kalimat ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan permohonan komprehensif yang mencakup ampunan, kasih sayang, keselamatan, dan pemaafan dari Allah SWT.

Doa ini lazimnya dibaca pada takbir ketiga dalam pelaksanaan sholat jenazah. Namun, penggunaannya tidak terbatas pada ritual sholat saja. Doa ini menjadi wirid harian bagi anak-anak saleh yang mendoakan orang tua mereka, serta menjadi bacaan utama saat mengunjungi pemakaman. Memahami tata cara penggunaan dhamir (kata ganti) dalam doa ini sangat penting agar permohonan tersebut tepat sasaran sesuai dengan jenis kelamin jenazah yang didoakan.

Bacaan Lengkap Allahummaghfirlahu Warhamhu

Berikut adalah penulisan yang benar untuk doa tersebut, mencakup teks Arab, transliterasi Latin, dan terjemahan bahasa Indonesia yang baku.

1. Untuk Jenazah Laki-Laki Tunggal

Jika jenazah yang didoakan adalah seorang laki-laki, maka lafal yang digunakan tetap asli menggunakan akhiran -hu.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Latin: Allâhummaghfir lahu warhamhu wa ‘âfihi wa‘fu ‘anhu.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia (laki-laki), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari siksa kubur), dan maafkanlah dia."

2. Untuk Jenazah Perempuan Tunggal

Apabila jenazah adalah seorang perempuan, maka kata ganti (dhamir) -hu harus diganti menjadi -ha.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهَا وَارْحَمْهَا وَعَافِهَا وَاعْفُ عَنْهَا

Latin: Allâhummaghfir laha warhamha wa ‘âfiha wa‘fu ‘anha.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia (perempuan), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia."

3. Untuk Jenazah Banyak (Jamak)

Jika mendoakan banyak orang sekaligus, misalnya seluruh ahli kubur di pemakaman umum atau korban bencana massal, gunakan akhiran -hum.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ

Latin: Allâhummaghfir lahum warhamhum wa ‘âfihim wa‘fu ‘anhum.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah mereka, berilah rahmat kepada mereka, selamatkanlah mereka, dan maafkanlah mereka."

Versi Panjang dalam Sholat Jenazah

Dalam pelaksanaan Fardhu Kifayah atau Sholat Jenazah, doa pendek di atas seringkali digabung dengan doa lanjutan yang lebih lengkap pada takbir ketiga. Berikut adalah versi lengkapnya yang diriwayatkan dalam hadis Muslim:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia. Muliakanlah tempat kembalinya, lapangkanlah kuburnya, bersihkanlah dia dengan air, salju, dan air yang sejuk. Bersihkanlah dia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan pakaian putih dari kotoran. Gantikanlah rumahnya dengan rumah yang lebih baik, keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, dan pasangannya dengan pasangan yang lebih baik. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dia dari siksa kubur atau dari siksa neraka."

Tafsir Makna 4 Permohonan Utama

Doa allahumma firlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu mengandung empat pilar permohonan yang sangat mendalam bagi seorang hamba yang telah wafat:

  1. Allahummaghfirlahu (Ampunilah dia): Ini adalah permohonan Maghfirah, yaitu penghapusan dosa-dosa agar tidak berdampak pada siksaan.
  2. Warhamhu (Sayangilah dia): Permohonan Rahmah. Setelah dosa diampuni, kita memohon agar Allah melimpahkan kasih sayang-Nya, yang merupakan kunci masuk surga.
  3. Wa'afihi (Selamatkanlah/Sehatkanlah dia): Dalam konteks jenazah, 'Afiyah berarti perlindungan dari segala hal yang menyakitkan di alam barzah, termasuk siksa kubur dan pertanyaan malaikat yang memberatkan.
  4. Wa'fu'anhu (Maafkanlah dia): Ini adalah tingkatan tertinggi. Jika Maghfirah adalah menutupi dosa, maka 'Afwa adalah menghapus jejak dosa tersebut dari catatan amal seolah-olah tidak pernah terjadi, sehingga hamba tersebut tidak merasa malu di hadapan Allah SWT.

Pentingnya Mengingat Kematian

Mendoakan jenazah juga menjadi pengingat bagi kita yang masih hidup bahwa kematian adalah kepastian. Sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an, setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati. Hal ini tertuang dalam Surat Al-Imran ayat 185:

كُلُّ نَفْسٍ ذَآئِقَةُ ٱلْمَوْتِ ۗ وَإِنَّمَا تُوَفَّوْنَ أُجُورَكُمْ يَوْمَ ٱلْقِيَٰمَةِ ۖ فَمَن زُحْزِحَ عَنِ ٱلنَّارِ وَأُدْخِلَ ٱلْجَنَّةَ فَقَدْ فَازَ ۗ وَمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَآ إِلَّا مَتَٰعُ ٱلْغُرُورِ

Artinya: "Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."

Dengan rutin membaca doa allahumma firlahu warhamhu wa'afihi wa'fuanhu, kita tidak hanya memberikan hadiah terbaik bagi almarhum, tetapi juga mempersiapkan bekal ruhani bagi diri sendiri agar kelak mendapatkan doa serupa dari generasi penerus.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya