Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Bacaan Doa Mayit Laki-Laki Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya

Thalatie K Yani
13/1/2026 12:32
Bacaan Doa Mayit Laki-Laki Lengkap: Arab, Latin, dan Artinya
Ilustrasi(Pinterest)

Mendoakan orang yang telah meninggal dunia adalah kewajiban bagi sesama Muslim yang masih hidup (fardhu kifayah), terutama jika jenazah tersebut adalah kerabat atau saudara seiman. Dalam syariat Islam, terdapat perbedaan penggunaan kata ganti (dhamir) antara jenazah pria dan wanita. Memahami bacaan doa mayit laki-laki yang benar sangat penting agar doa yang dipanjatkan sesuai dengan kaidah bahasa Arab dan sunnah Rasulullah SAW.

Doa ini lazimnya dibaca pada saat pelaksanaan sholat jenazah, tepatnya setelah takbir ketiga dan keempat. Namun, doa ini juga dapat diamalkan saat berziarah kubur atau ketika mendoakan almarhum dari rumah. Inti dari doa ini adalah memohon ampunan (maghfirah), kasih sayang (rahmat), dan keselamatan bagi jenazah di alam barzah.

Bacaan Doa Mayit Laki-Laki (Takbir Ketiga)

Doa utama bagi jenazah laki-laki dibaca setelah takbir ketiga dalam sholat jenazah. Doa ini merupakan permohonan yang sangat komprehensif mencakup ampunan dosa dan permohonan surga. Berikut adalah bacaan lengkapnya:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ، وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ

Tulisan Latin:

Allahummaghfir lahuu, warhamhuu, wa 'aafihii, wa'fu 'anhuu, wa akrim nuzulahuu, wa wassi' madkhalahuu, waghsilhu bil-maa'i wats-tsalji wal-baradi, wa naqqihii minal-khathaayaa kamaa naqqaitats-tsaubal-abyadha minad-danasi, wa abdilhu daaran khairan min daarihii, wa ahlan khairan min ahlihii, wa zaujan khairan min zaujihii, wa adkhilhul-jannata, wa a'idzhu min 'adzaabil-qabri au min 'adzaabin-naar.

Artinya:

"Ya Allah, ampunilah dia (jenazah laki-laki), berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia (dari beberapa hal yang tidak disukai), maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air, salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga (atau istri di surga) yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), istri yang lebih baik dari istrinya (atau suaminya), dan masukkan dia ke surga, jagalah dia dari siksa kubur dan neraka."

Bacaan Doa Mayit Laki-Laki (Takbir Keempat)

Setelah selesai membaca doa pada takbir ketiga, dilanjutkan dengan takbir keempat. Pada bagian ini, doa yang dipanjatkan lebih singkat namun memiliki makna mendalam agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan jenazah tidak menjadi fitnah bagi yang hidup.

اللَّهُمَّ لاَ تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلاَ تَفْتِنَّا بَعْدَهُ وَاغْفِرْ لَنَا وَلَهُ

Tulisan Latin:

Allahumma laa tahrimnaa ajrahuu wa laa taftinnaa ba'dahuu waghfir lanaa wa lahuu.

Artinya:

"Ya Allah, janganlah Engkau haramkan kami dari pahalanya, dan janganlah Engkau beri fitnah pada kami setelah kematiannya, serta ampunilah kami dan dia."

Versi Singkat Doa untuk Jenazah Laki-Laki

Jika seseorang belum menghafal doa panjang di atas, diperbolehkan membaca versi ringkasnya. Hal ini sering dilakukan oleh makmum masbuk atau mereka yang masih dalam tahap belajar. Inti dari doa ini tetap tersampaikan, yaitu memohon ampunan.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Latin: Allahummaghfir lahuu warhamhuu wa 'aafihii wa'fu 'anhuu.

Artinya: "Ya Allah, ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, dan maafkanlah dia."

Perbedaan Dhamir (Kata Ganti) Laki-Laki dan Perempuan

Penting untuk diperhatikan bahwa dalam bahasa Arab, kata ganti untuk laki-laki dan perempuan berbeda. Kesalahan penggunaan dhamir memang tidak membatalkan doa secara substansi niat, namun menyempurnakannya adalah bagian dari adab.

  • Untuk Jenazah Laki-Laki: Menggunakan akhiran -hu (Contoh: Allahummaghfir lahu).
  • Untuk Jenazah Perempuan: Menggunakan akhiran -ha (Contoh: Allahummaghfir laha).
  • Untuk Jenazah Banyak (Jamak): Menggunakan akhiran -hum (Contoh: Allahummaghfir lahum).

Keutamaan Mendoakan Jenazah

Mendoakan jenazah, khususnya bagi sesama Muslim, memiliki keutamaan yang besar. Rasulullah SAW bersabda bahwa doa orang yang hidup untuk orang yang meninggal adalah seperti hadiah cahaya yang menerangi kubur mereka. Berikut adalah beberapa keutamaan mendoakan mayit:

  1. Meringankan Beban Jenazah: Doa permohonan ampun dapat menjadi sebab diringankannya hisab dan siksa kubur bagi almarhum.
  2. Menjadi Amal Jariyah: Bagi anak sholeh yang mendoakan orang tuanya, doa tersebut adalah amalan yang tidak terputus pahalanya.
  3. Pengingat Kematian: Bagi yang mendoakan, aktivitas ini menjadi pengingat (tadzkirah) bahwa setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.

Dalam Islam, kematian bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari kehidupan yang kekal. Oleh karena itu, memberikan penghormatan terakhir dengan membacakan doa mayit laki-laki yang ikhlas adalah bentuk kasih sayang tertinggi yang bisa diberikan kepada almarhum bapak, suami, saudara, atau kerabat laki-laki kita.

Semoga Allah SWT menerima segala amal ibadah almarhum, mengampuni segala khilafnya, dan menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya, serta memberikan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya