Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
NESTLE dilaporkan telah mengeluarkan penarikan produk secara global di 49 negara, setelah produk susu formula bayi mereka diduga terkontaminasi racun yang dapat menyebabkan mual dan muntah parah. Penarikan kembali produk dimulai pada bulan Desember 2025 lalu.
Susu formula bayi tersebut dijual di seluruh Eropa, Turki, dan Argentina diduga terkontaminasi dengan cereulide, racun yang diproduksi oleh bakteri Bacillus cereus .
"Keamanan pangan dan kesejahteraan semua bayi tetap menjadi prioritas utama kami. Kami memahami bahwa berita ini dapat menimbulkan kekhawatiran, dan kami berkomitmen untuk memberikan informasi yang jelas dan transparan serta dukungan bagi orangtua dan pengasuh selama proses ini," demikian keterangan Nestlé, dikutip dari USA Today, Selasa (13/1).
Hingga kini Nestlé menyatakan bahwa tidak ada kasus penyakit yang dikaitkan dengan penarikan produk tersebut.
Produk yang ditarik dari peredaran berbeda-beda di setiap negara. Sejak pengumuman penarikan produk, Nestle mengumumkan telah memeriksa minyak asam arakidonat (ARA) dan campuran minyak terkait yang digunakan dalam susu formula bayi dan telah mengaktifkan pemasok alternatif untuk minyak tersebut.
Susu formula bayi telah ditarik dari peredaran di negara dan wilayah, untuk Wilayah Eropa antara lain Austria, Belgia, Bosnia dan Herzegovina Bulgaria, Kroasia, Republik Ceko, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Irlandia, Italia, Makedonia, Belanda, Norwegia, Polandia, Portugal, Rumania, Serbia, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Swiss, Turki, Inggris, dan Ukraina.
Kemudian untuk wilayah Amerika seperti Argentina, Brazil, Chili, Meksiko, Paraguay, Peru, dan Uruguay. Kawasan Asia dan Oseania seperti Australia, Tiongkok, Hong Kong, Selandia Baru, Filipina.
Penarikan juga terjadi di Timur Tengah dan Afrika Utara seperti di Bahrain, Mesir, Iran, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirats Arab (UEA). (H-3)
BPOM mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas dan berdaya dengan selalu menerapkan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, dan Kadaluarsa) sebelum membeli atau mengonsumsi produk pangan.
BADAN POM memerintahkan PT Nestlé Indonesia untuk menghentikan distribusi serta melakukan penghentian sementara importasi produk formula bayi.
Berbeda dari banyak susu formula lain, Mirugo tidak menambahkan maltodekstrin, sirup jagung, atau gula tambahan.
Melalui pendekatan berbasis experience marketing, program ini tidak hanya meningkatkan penjualan produk, tetapi juga memperkuat brand engagement lewat pengalaman edukatif yang bermakna.
Susu formula harus diberikan kepada bayi yang mengalami kelainan metabolisme bawaan atau kelainan genetik yang menyebabkan dirinya tidak bisa mencerna ASI.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved