Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
MANDI wajib adalah mandi untuk mensucikan diri dari hadats besar sesuai syariat Islam, dengan cara dan niat tertentu agar seseorang kembali sah melaksanakan ibadah seperti salat, puasa, dan membaca Al-Qur’an.
Mandi wajib dilakukan karena beberapa sebab, antara lain junub, haid, nifas, melahirkan, serta meninggal dunia. Mandi ini tidak hanya membersihkan tubuh secara fisik, tetapi juga merupakan bentuk ketaatan dan penyucian diri lahir serta batin.
Mandi wajib menyucikan diri dari hadats besar sehingga kembali sah untuk beribadah.
Tidak hanya membersihkan tubuh, tetapi juga menenangkan jiwa dan hati.
Tanpa mandi wajib, salat, puasa, dan ibadah lain tidak sah.
Membersihkan kotoran, keringat, dan bakteri pada tubuh.
Mandi wajib dilakukan sesuai tuntunan Nabi, bernilai pahala jika diniatkan ibadah.
Setelah mandi wajib, tubuh terasa lebih ringan dan segar.
Melatih kedisiplinan dalam menjaga thaharah.
Menyadarkan pentingnya menjaga kesucian setelah haid, nifas, junub, atau sebab lainnya.
Kesucian adalah bagian dari iman, sehingga mandi wajib menjadi jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Bacaan Arab
Bacaan Latin
Nawaitul ghusla liraf‘il hadatsil akbari lillāhi ta‘ālā.
Artinya
“Aku niat mandi untuk menghilangkan hadats besar karena Allah Ta‘ala.”
Agar sah, mandi wajib harus disertai niat di dalam hati dan air harus merata ke seluruh tubuh, termasuk rambut dan lipatan kulit. (Z-4)
Sumber: kemenag, nuonline
Niat mandi wajib cukup dibacakan dalam hati saja, air saat mandi pun harus merata ke seluruh tubuh serta tidak harus urut, yang penting niat dan air merata.
Mandi wajib juga disebut mandi junub dan dilakukan ketika seseorang mengalami kondisi tertentu, seperti keluar mani, berhubungan suami istri, selesai haid atau nifas
Pelajari niat mandi wajib, bacaan Arab, Latin, tata cara, dan dalil Al-Qur'an serta hadits. Mudah dipahami untuk umat Islam.
Simak panduan lengkap tata cara mandi wajib (junub) yang benar sesuai syariat. Ketahui niat mandi besar setelah haid, nifas, atau berhubungan intim agar ibadah sah dan suci.
Mandi ini wajib hukumnya bagi seorang Muslim sebelum bisa kembali menjalankan ibadah tertentu seperti salat, puasa, menyentuh mushaf Al-Qur’an, atau thawaf di Ka'bah.
Niat mandi wajib cukup dibacakan dalam hati saja, air saat mandi pun harus merata ke seluruh tubuh serta tidak harus urut, yang penting niat dan air merata.
Apakah mandi besar (mandi wajib/mandi junub) boleh pakai sabun dan sampo? Simak penjelasan Ning Sheila Hasina dan Gus Baha agar mandi junub sah dan tidak menjadi mutaghayir.
Simak bacaan doa setelah mandi wajib lengkap dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya. Pelajari juga tata cara mandi junub yang benar sesuai sunnah di sini.
Mandi wajib juga disebut mandi junub dan dilakukan ketika seseorang mengalami kondisi tertentu, seperti keluar mani, berhubungan suami istri, selesai haid atau nifas
Pelajari niat mandi wajib, bacaan Arab, Latin, tata cara, dan dalil Al-Qur'an serta hadits. Mudah dipahami untuk umat Islam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved