Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PANITIA Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) berharap sekolah yang mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) dengan e-Rapor bisa lebih banyak di tahun ini.
Koordinator Teknologi dan Sistem Informasi PDSS SNPMB, Riza Satria Perdana, menjelaskan sekolah yang mengisi PDSS dengan e-Rapor pada tahun lalu sangat sedikit.
Sehingga harus ditingkatkan ppada tahun ini, padahal sekolah yang mengisi PDSS dengan e-Rapor mendapatkan keuntungan, yaitu insentif tambahan kuota 5 persen meningkatkan peluang siswa diterima jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
"Sekolah yang menggunakan e-Rapor akan dapat insentif 5% sejak tahun kemarin. Misal sekolah dengan akreditasi A mendapat kuota 40% dan bisa menjadi 45% dengan e-Rapoer," kata Riza dalam sosialisasi registrasi akun ANPMB dan pengisian PDSS secara daring, Selasa (6/1).
Tahun lalu sekolah yang mengisi PDSS dengan e-Rapor sebanyak 1.344 sekolah, dan yang mengisi hingga tuntas sebanyak 1.161 sekolah.
"Jumlah tersebut sangat sedikit dari jumlah sekolah yang mencapai sekitar 20 ribu sekolah. Sehingga siswa yang eligible sekitar 65.581 siswa dan yang berhak mendaftar 64.391 siswa padahal jumlah SNMPB mencapai 800 ribu siswa," ujar dia.
Ia berharap adanya peningkatan signifikan sekolah menggunakan e-Rapor.
Riza juga menegaskan bahwa berdasarkan SNBP tahun lalu, tambahan kuota 5% bukan omong kosong dengan begitu semakin banyak siswa bisa mengikuti SNBP. (H-3)
Untuk membuat akun SNPMB, siswa dapat mengikuti langkah-langkah berikut dan simak syarat pendaftarannya.
Sedikitnya 100 orang siswa kelas XII MAN 1 Pidie berpeluang mendaftar melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
PANITIA Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) memaparkan alur registrasi akun SNPMB sekolah dan siswa tahun 2026.
KETUA Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengapresiasi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi yang sudah memberikan perpanjangan waktu proses finalisasi PDSS.
PEMPROV Bengkulu, menonaktifkan Kepala SMA Negeri (SMAN) 5 Kota Bengkulu, dari jabatannya terkait dugaan merekayasa nilai siswa pada Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).
Secara umum menurutnya pelaksanaan SNPMB masih sama seperti tahun lalu. Namun ada beberapa hal yang akan disesuaikan berdasarkan hasil evaluasi pada tahun sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved