Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Niat Sholat Dhuha, Tata Cara, Doa, dan Waktu Terbaiknya

Reynaldi Andrian Pamungkas
26/12/2025 18:10
Niat Sholat Dhuha, Tata Cara, Doa, dan Waktu Terbaiknya
Berikut niat sholat dhuha(freepik)

NIAT sholat dhuha merupakan hal mendasar yang harus dipahami oleh setiap Muslim yang ingin menunaikan ibadah sunah muakkad ini. Sholat dhuha dikenal luas sebagai ibadah yang memiliki keutamaan luar biasa, khususnya dalam hal melancarkan rezeki dan sebagai bentuk sedekah bagi seluruh persendian tubuh. Ibadah ini dilaksanakan pada waktu matahari mulai naik sepenggalah hingga menjelang waktu zuhur.

Bagi Anda yang ingin mengamalkan ibadah ini secara rutin, berikut adalah panduan lengkap mulai dari niat, tata cara, doa khusus, hingga waktu pelaksanaan yang paling utama sesuai dengan tuntunan syariat Islam.

Bacaan Niat Sholat Dhuha

Segala amal ibadah bergantung pada niatnya. Niat dapat dilafalkan di dalam hati maupun diucapkan secara lisan dengan tujuan memantapkan hati. Berikut adalah lafal niat sholat dhuha dua rakaat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى

Latin: Ushalli sunnatad dhuhā rak‘ataini lillāhi ta‘ālā.

Artinya: "Aku niat salat sunah duha dua rakaat karena Allah Ta’ala."

Tata Cara Sholat Dhuha

Secara umum, tata cara pelaksanaan sholat dhuha sama dengan sholat sunah lainnya, yaitu minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat, yang dikerjakan setiap dua rakaat satu salam. Berikut adalah langkah-langkah rincinya:

  1. Membaca Niat: Seperti yang telah disebutkan di atas, dibaca berbarengan dengan Takbiratul Ihram.
  2. Membaca Doa Iftitah: Disunahkan membaca doa iftitah setelah takbir.
  3. Membaca Surat Al-Fatihah: Merupakan rukun sholat yang wajib dibaca pada setiap rakaat.
  4. Membaca Surat Pendek: Pada rakaat pertama, disunahkan membaca Surat Asy-Syams atau surat lainnya. Sedangkan pada rakaat kedua, disunahkan membaca Surat Ad-Dhuha. Namun, jika belum menghafalnya, Anda diperbolehkan membaca surat apa saja yang dikuasai, seperti Al-Kafirun dan Al-Ikhlas.
  5. Rukuk: Melakukan rukuk dengan tuma'ninah.
  6. I'tidal: Bangkit dari rukuk dengan tuma'ninah.
  7. Sujud: Melakukan sujud pertama.
  8. Duduk di Antara Dua Sujud.
  9. Sujud Kedua.
  10. Berdiri untuk Rakaat Kedua: Ulangi gerakan seperti rakaat pertama.
  11. Tahiyat Akhir dan Salam: Setelah menyelesaikan rakaat kedua, lakukan duduk tahiyat akhir dan diakhiri dengan salam.

Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah selesai melaksanakan sholat, sangat dianjurkan untuk tidak beranjak terlebih dahulu, melainkan memanjatkan doa. Terdapat doa khusus yang masyhur dipanjatkan setelah sholat dhuha yang berisi permohonan rezeki dan perlindungan. Berikut adalah bacaan doa sholat dhuha lengkap Arab, latin, dan artinya:

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ

اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَااَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Latin: Allahumma innad dhuha-a dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaran fa yassirhu, wa in kana haraman fathahhirhu, wa in kana ba’idan fa qarribhu, bihaqqi dhuha-ika wa baha-ika wa jamalika wa quwwatika wa qudratika, atini ma ataita ‘ibadakas sholihin.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu, kekuatan-Mu, dan kekuasaan-Mu, datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang saleh."

Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Dhuha

Mengetahui waktu pelaksanaan yang tepat sangat penting agar ibadah dinilai sah dan mendapatkan keutamaan yang maksimal. Waktu sholat dhuha terbagi menjadi dua fase utama:

1. Awal Waktu (Syuruq)

Waktu ini dimulai sekitar 15-20 menit setelah matahari terbit (syuruq). Jika Anda melihat jadwal imsakiyah, tambahkan sekitar 20 menit dari waktu terbit matahari. Ini adalah waktu paling awal Anda diperbolehkan melaksanakan sholat dhuha.

2. Waktu Terbaik (Akhir Waktu)

Waktu yang paling utama atau afdhal untuk mengerjakan sholat dhuha adalah ketika matahari sudah mulai meninggi dan panasnya mulai terasa menyengat (seperempat siang). Dalam sebuah hadis riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda, "Sholat awwabin (orang yang taat) adalah ketika anak unta merasakan panas (matahari)." Waktu ini biasanya berkisar pukul 09.00 hingga 11.00 atau sekitar 15 menit sebelum masuk waktu Zuhur.

Keutamaan Sholat Dhuha

Melaksanakan sholat dhuha secara rutin (istiqamah) menawarkan berbagai keutamaan spiritual dan duniawi, di antaranya:

  • Sedekah bagi Persendian: Tubuh manusia memiliki 360 persendian, dan setiap sendi harus diberikan sedekah setiap hari. Dua rakaat sholat dhuha sudah mencukupi kewajiban sedekah bagi seluruh persendian tersebut.
  • Dicukupkan Rezekinya: Allah SWT berjanji akan mencukupkan kebutuhan hamba-Nya di akhir siang jika ia mengerjakan sholat dhuha empat rakaat di awal siang.
  • Dibangunkan Rumah di Surga: Bagi mereka yang mengerjakan sholat dhuha sebanyak 12 rakaat (atau jumlah tertentu sesuai riwayat), Allah akan membangunkan sebuah rumah baginya di surga.
  • Diampuni Dosa-dosanya: Walaupun dosa seseorang sebanyak buih di lautan, sholat dhuha dapat menjadi wasilah pengampunan dari Allah SWT jika dikerjakan dengan tulus.

Dengan memahami niat sholat dhuha, tata cara, serta doa dan waktu terbaiknya, diharapkan kita dapat menjadikan ibadah ini sebagai rutinitas harian untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan hidup. (Z-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik