Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Sholat Dhuha Dimulai Jam Berapa? Ini Panduan Waktu Lengkapnya

Thalatie K Yani
19/1/2026 06:14
Sholat Dhuha Dimulai Jam Berapa? Ini Panduan Waktu Lengkapnya
Ilustrasi(freepik)

Sholat dhuha dimulai jam berapa sering kali menjadi pertanyaan bagi umat Muslim yang ingin menghidupkan salah satu sunnah muakkad yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW ini. Melaksanakan sholat dhuha memiliki keutamaan yang luar biasa, salah satunya adalah sebagai pembuka pintu rezeki dan pengganti sedekah bagi seluruh persendian tubuh. Namun, ketepatan waktu dalam pelaksanaannya menjadi kunci keabsahan ibadah ini.

Secara umum, waktu sholat dhuha membentang sejak matahari terbit hingga meninggi, dan berakhir sesaat sebelum matahari berada tepat di atas kepala (zawal). Untuk memahami lebih detail mengenai pembagian waktu, tata cara, serta bacaan yang dianjurkan, berikut adalah ulasan lengkap yang telah dirangkum oleh Media Indonesia.

Penjelasan Waktu Awal Sholat Dhuha

Berdasarkan kajian fiqih, waktu sholat dhuha dimulai saat matahari mulai meninggi seukuran satu tombak atau sekitar 15 hingga 20 menit setelah waktu syuruq (matahari terbit). Jika melihat jadwal imsakiyah atau jadwal sholat, Anda bisa melihat waktu terbit matahari, kemudian menambahkan sekitar 15-20 menit sebagai waktu aman untuk memulai sholat dhuha.

Sebagai contoh, jika waktu terbit matahari (syuruq) di wilayah Jakarta adalah pukul 05.50 WIB, maka sholat dhuha dimulai jam berapa? Jawabannya adalah sekitar pukul 06.10 atau 06.15 WIB. Fase ini sering disebut sebagai awal waktu dhuha atau waktu Isyraq.

Waktu Terbaik Melaksanakan Sholat Dhuha

Meskipun sudah diperbolehkan sholat sejak matahari naik setombak, terdapat waktu yang dinilai paling utama atau afdhal. Waktu terbaik ini adalah ketika matahari sudah mulai terasa panas atau meninggi. Dalam sebuah hadits riwayat Muslim, Rasulullah SAW bersabda bahwa sholat awwabin (orang-orang yang taat) dilakukan ketika anak unta mulai kepanasan karena sengatan matahari.

Di Indonesia, waktu terbaik ini biasanya berkisar antara pukul 08.00 WIB hingga pukul 10.30 WIB. Pada rentang waktu ini, kondisi matahari sudah cukup tinggi dan aktivitas manusia sedang padat-padatnya, sehingga menyempatkan diri untuk beribadah kepada Allah SWT memiliki nilai keutamaan tersendiri.

Batas Akhir Waktu Sholat Dhuha

Penting untuk mengetahui kapan waktu dhuha berakhir agar tidak terbabas melakukan sholat di waktu yang diharamkan. Batas akhir sholat dhuha adalah menjelang waktu Dzuhur, tepatnya sebelum matahari berada persis di tengah-tengah langit (zawal). Waktu haram ini berlangsung singkat, sekitar 10 hingga 15 menit sebelum adzan Dzuhur berkumandang.

Oleh karena itu, jika adzan Dzuhur berkumandang pukul 12.00 WIB, sebaiknya Anda menyudahi pelaksanaan sholat dhuha selambat-lambatnya pukul 11.30 atau 11.45 WIB untuk kehati-hatian.

Niat dan Tata Cara Sholat Dhuha

Setelah mengetahui waktu pelaksanaannya, umat Muslim juga perlu memahami tata cara pelaksanaannya. Sholat dhuha minimal dikerjakan sebanyak 2 rakaat dan maksimal bisa mencapai 8 atau 12 rakaat, dengan salam setiap dua rakaat.

1. Niat Sholat Dhuha

Berikut adalah lafal niat sholat dhuha 2 rakaat:

أُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Ushalli sunnatad dhuhaa rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: "Aku niat sholat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah Ta'ala."

2. Membaca Surat Al-Qur'an

Setelah membaca Al-Fatihah, dianjurkan membaca surat-surat pendek. Surat yang sering dibaca oleh Rasulullah SAW atau dianjurkan para ulama adalah Surat Asy-Syams (Wasyamsi waduhaha) pada rakaat pertama dan Surat Ad-Duha pada rakaat kedua. Namun, Anda diperbolehkan membaca surat apa saja yang dihafal.

Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah selesai melaksanakan sholat, sangat dianjurkan untuk memanjatkan doa khusus dhuha. Doa ini mengandung permohonan rezeki dan perlindungan. Berikut adalah bacaan doa setelah sholat dhuha lengkap:

اَللّٰهُمَّ إِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللّٰهُمَّ إِنْ كَانَ رِزْقِيْ فِي السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ، وَإِنْ كَانَ فِي الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ، وَإِنْ كَانَ مُعْسَرًا فَيَسِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ، وَإِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ، بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِيْ مَا آتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad dhuha-a dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’saran fa yassirhu, wa in kana haraman fathahhirhu, wa in kana ba’idan fa qarribhu, bihaqqi dhuha-ika wa baha-ika wa jamalika wa quwwatika wa qudratika, atini ma ataita ‘ibadakas shalihin.

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu. Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar pedahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, keagungan-Mu, keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, berikanlah kepadaku apa yang Engkau berikan kepada hamba-hamba-Mu yang shalih."

Keutamaan Menjaga Sholat Dhuha

Konsisten mengerjakan sholat dhuha bukan hanya soal melancarkan rezeki materi, tetapi juga sebagai bentuk rasa syukur atas kesehatan tubuh. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa setiap persendian manusia wajib disedekahi setiap harinya, dan dua rakaat dhuha sudah mencukupi kebutuhan sedekah bagi seluruh persendian tersebut.

Dengan memahami sholat dhuha dimulai jam berapa serta tata caranya, diharapkan ibadah ini dapat menjadi rutinitas yang membawa keberkahan bagi kehidupan Anda sehari-hari.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya