Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Ikan Langka Moema claudiae Muncul Kembali di Bolivia Setelah 20 Tahun Hilang

Thalatie K Yani
26/12/2025 13:06
Ikan Langka Moema claudiae Muncul Kembali di Bolivia Setelah 20 Tahun Hilang
Ilmuwan menemukan kembali Moema claudiae, ikan killifish yang sempat dianggap punah di Bolivia. (Heinz Arno Drawert dan Thomas Otto Litz)

SEEKOR ikan kecil yang lama dikhawatirkan punah akhirnya muncul kembali di Bolivia. Moema claudiae, spesies ikan killifish musiman yang tidak pernah terlihat selama lebih dari 20 tahun, ditemukan hidup di sebuah kolam sementara yang tersembunyi di dalam fragmen hutan kecil di tengah lahan pertanian.

Penemuan ini menjadi kisah sukses konservasi yang langka di tengah masifnya perusakan habitat. Sebelumnya, spesies ini diklasifikasikan sebagai "Sangat Terancam Punah" (Critically Endangered) oleh IUCN dan diyakini telah punah karena habitat aslinya telah dikonversi menjadi lahan pertanian.

Pencapaian Ilmiah dan Personal

Penemuan kembali ini dilakukan peneliti Heinz Arno Drawert dan Thomas Otto Litz dalam sebuah ekspedisi lapangan baru-baru ini. Hasil studi mereka, yang diterbitkan dalam jurnal Nature Conservation, memungkinkan para ilmuwan memotret spesies ini dalam keadaan hidup untuk pertama kalinya dan mengungkap detail baru mengenai perilaku serta ekologinya.

Bagi Thomas Litz, penemuan ini memiliki makna yang mendalam. "Bagi saya, menemukan kembali Moema claudiae adalah sesuatu yang istimewa. Ini menunjukkan bahwa kita sekarang memiliki kesempatan untuk melestarikan spesies ini di alam liar," ujar Litz. Spesies ini sendiri dinamai oleh Prof. Wilson Costa sebagai bentuk penghormatan kepada istrinya, Claudia.

Titik Panas Biodiversitas Dunia

Lokasi penemuan tersebut ternyata bukan sekadar kolam biasa. Selain Moema claudiae, para peneliti mengidentifikasi enam spesies killifish musiman lainnya di habitat yang sama. Temuan ini menjadikan lokasi tersebut sebagai wilayah dengan keragaman genetik killifish musiman tertinggi yang pernah didokumentasikan di dunia.

Kawasan tersebut terletak di persimpangan ekologis unik, tempat pertemuan hutan Amazon dengan sabana Llanos de Moxos. Wilayah transisi ini terbukti mendukung keanekaragaman hayati yang luar biasa, meskipun kini terancam oleh ekspansi pertanian yang agresif.

Seruan Perlindungan Habitat

Para ilmuwan memperingatkan bahwa tindakan konservasi harus segera dilakukan. Hingga saat ini, lokasi yang baru diidentifikasi tersebut adalah satu-satunya tempat yang diketahui mendukung populasi liar Moema claudiae.

Dalam 25 tahun terakhir, Bolivia telah kehilangan hampir 10 juta hektare hutan, termasuk lahan basah yang kritis. Laju deforestasi yang meningkat tajam mengancam keberlangsungan ekosistem yang tak tergantikan ini.

"Tanpa tindakan cepat dan efektif untuk meredam ekspansi perbatasan pertanian yang tidak rasional di dataran rendah Bolivia, kita berisiko kehilangan beberapa ekosistem darat dan air yang paling penting di dunia," tegas rekan penulis studi, Heinz Drawert. Ia menambahkan bahwa kesejahteraan sosial dan ekonomi sejati tidak akan tercapai tanpa menjaga fungsi ekosistem yang menopangnya. (Science Daily/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik