Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYAKIT yang kerap dijuluki “winter vomiting bug” atau virus muntaber musim dingin kembali merebak dan menyebar cepat di berbagai wilayah. Lonjakan kasus ini dipicu oleh varian baru norovirus yang sangat menular, di tengah meningkatnya kasus flu, Covid-19, campak, dan batuk rejan pada akhir tahun.
Dilansir dari Axios, norovirus merupakan salah satu penyebab utama muntah dan diare akut akibat peradangan pada lambung dan usus. Penyakit ini umumnya berlangsung singkat, namun dapat berbahaya bagi anak-anak, lansia, serta individu dengan sistem imun lemah hingga memerlukan perawatan medis.
Di Amerika Serikat, kasus norovirus dilaporkan meningkat tajam dalam beberapa pekan terakhir. Sejumlah wilayah seperti California, Michigan, New Jersey, hingga Texas dan Colorado mencatat lonjakan signifikan. Data otoritas kesehatan menunjukkan tingkat positif nasional naik dari 9,9% pada awal Desember menjadi lebih dari 12% hanya dalam hitungan hari.
Lonjakan ini banyak dikaitkan dengan kemunculan varian baru bernama GII.17. Varian tersebut sebelumnya hanya beredar dalam jumlah kecil selama puluhan tahun, namun kini menjadi varian dominan. Dalam dua musim terakhir, proporsi wabah yang disebabkan GII.17 melonjak drastis dan menggantikan varian lama yang sebelumnya paling banyak ditemukan.
Gejala norovirus biasanya muncul 12 hingga 48 jam setelah terpapar. Penderita umumnya mengalami muntah hebat, diare, mual, nyeri perut, serta risiko dehidrasi. Sebagian kecil pasien juga dapat mengalami demam atau pegal tubuh. Meski tidak ada pengobatan khusus, gejala biasanya mereda dalam satu hingga tiga hari dengan perawatan mandiri.
Tenaga kesehatan menyarankan penderita untuk memperbanyak cairan dan elektrolit guna mencegah dehidrasi, serta mengonsumsi makanan ringan yang mudah dicerna. Orang yang terinfeksi juga dianjurkan tidak menyiapkan makanan untuk orang lain selama beberapa hari demi mencegah penularan.
Untuk menekan penyebaran, para ahli menekankan pentingnya mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. Disinfeksi permukaan yang sering disentuh juga sangat dianjurkan. Hand sanitizer dinilai kurang efektif terhadap norovirus, sehingga kebersihan tangan secara menyeluruh tetap menjadi langkah utama pencegahan.
Lonjakan norovirus ini terjadi bersamaan dengan meningkatnya kasus flu dan covid-19 di berbagai negara, menjadikan musim liburan akhir tahun sebagai periode yang perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau tetap menjaga kebersihan, memperhatikan gejala, dan segera mencari bantuan medis jika kondisi memburuk.(M-2)
Gejala umum yang terjadi jika menderita norovirus meliputi muntah, diare, sakit perut, demam, sakit kepala, nyeri tubuh, dan dehidrasi.
DOKTER spesialis jantung dan pembuluh darah, Dr. Teuku Istia Muda Perdan, Sp. J.P FIHA, membantah beberapa mitos umum seputar serangan jantung yang terjadi saat olahraga.
Hingga kini kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia mencapai 38.462 kasus. Kasus kematian akibat DBD mencapai 316 kasus di 213 kabupaten/kota di Indonesia.
Saat anak menelan cairan berbahaya, maka sudah bisa menyebabkan kerusakan jaringan yang lumayan parah. Ketika dia diminta memuntahkan lagi, akibatnya justru kerusakan yang lebih berat.
Apabila dibiarkan, muntaber dapat menyebabkan dehidrasi berat, yang bisa memicu komplikasi berbahaya, mulai dari gagal ginjal hingga koma.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved