Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA korban bencana baru-baru ini mengeluhkan terkait dengan hunian sementara (huntara) yang jauh dari tempat tinggal asal mereka. Menanggapi hal tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memudahkan warga terdampak bencana yang tinggal di huntara untuk beraktivitas di daerah asal.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari menjawab pertanyaan tentang keluhan warga terkait jauhnya lokasi huntara dengan tempat tinggal asal mereka.
“Ada satu hal sebenarnya dalam kriteria pemilihan huntara ini, bahwa harus bebas dari potensi risiko yang sama,” ungkapnya dalam dialog Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Minggu (21/12).
“Jadi, kalau kita mendirikan huntara di dekat dengan kawasan bencana, ini berpotensi lagi saudara-saudara kita ini terdampak lagi bencana serupa,” sambung Muhari.
Lebih lanjut, dia menambahkan bahwa nantinya akan ada sejumlah pilihan lokasi huntara, mungkin akan sedikit lebih jauh tapi bukan berarti tidak ada solusi untuk permasalahan tersebut.
“Nanti kami akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah, apakah akan disiapkan jalur bus sementara, supaya masyarakat yang kemudian beraktivitas di daerah awal masih bisa ber-commuter pagi dan sore dengan jam yang kita tentukan, misalnya bus ini tiga kali sehari dan seterusnya,” kata dia.
“Setiap pilihan pasti ada permasalahan, tapi bisa kita cari solusinya,” lanjut Muhari.
Muhari juga mengungkapkan perkembangan jumlah korban bencana yang ditemukan pada hari ini, Minggu.
Menurutnya, dalam operasi pencarian dan penyelamatan hari ini, tim tidak mendapatkan tambahan korban.
“Untuk data korban per hari ini, kita tidak mendapatkan tambahan di hari ini hasil operasi pencarian, sehingga jumlah masih tetap seperti kemarin,” pungkasnya.
(H-3)
Pembiayaan pembangunan huntara sepenuhnya ditanggung Pemerintah Pusat melalui BNPB, sementara pemda bertanggung jawab pada fasilitasi data rumah terdampak serta pembebasan lahan
Untuk meringankan beban para korban banjir di Karawang, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Karawang menyalurkan ratusan paket bantuan
Ketersediaan air bersih tidak hanya diperlukan untuk konsumsi, tetapi juga untuk menjaga sanitasi lingkungan, mencegah penyebaran penyakit, serta menunjang aktivitas harian.
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan bencana Aceh melalui pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak.
Bencana banjir bandang di Kecamatan Simpenan terjadi pada Desember 2024 dan Maret 2025
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
BPMI dan Istiqlal Global Fund (IGF) menunjukkan aksi kepedulian kemanusiaan dengan menyalurkan bantuan dari jemaah Masjid Istiqlal kepada masyarakat terdampak bencana alam di Aceh Tamiang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved