Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Badan Bahasa dan 11 Pemda Teken Kerja Sama Tingkatkan Literasi Berbahasa Indonesia

M Iqbal Al Machmudi
17/12/2025 20:01
Badan Bahasa dan 11 Pemda Teken Kerja Sama Tingkatkan Literasi Berbahasa Indonesia
(MI/M IQBAL AL MAHMUDI)

BADAN Bahasa Kemendikdasmen melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan 11 kepala daerah di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk meningkatkan literasi berbahasa Indonesia.

"Perjanjian kerja sama antara Badan Bahasa dengan pemerintah daerah dengan gubernur, bupati dan wali kota di seluruh Nusa Tenggara Barat. Nota kesepahaman ini sebagai wujud kolaborasi antara pemerintah pusat dengan daerah yang melingkupi peningkatan literasi, pemartabatan Bahasa Indonesia, pelindungan bahasa daerah, dan penginternasionalan Bahasa Indonesia," kata Kepala Badan Bahasa, Hafidz Muksin, kemarin.

Hafids menjelaskan setiap kepala daerah tentu berkomitmen sesuai dengan tugas dan fungsinya. Ia mencontohkan, untuk peningkatan literasi, Badan Bahasa memiliki fungsi untuk menyediakan bahan bacaan yang diharapkan. Bahan bacaan ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah daerah sehingga dapat menjadi penguat bagi anak-anak untuk meningkatkan minat baca di sekolah.

Isi nota kesepahaman tersebut antara lain peningkatan kecakapan literasi, pemartabatan Bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penginternasionalan Bahasa Indonesia.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan 11 kepala daerah, yaitu: Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal; Wali Kota Mataram, Mohan Roliskana; Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini; Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri; Bupati Lombok Utara, Najmul Akhyar; Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin; Bupati Sumbawa, Syarafuddin Jarot; Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah; Bupati Dompu, Bambang Firdaus; Bupati Bima, Ady Mahyudi; dan Wali Kota Bima, A. Rahman H. Abidin. 

OPTIMALKAN PERPUSTAKAAN
Kepala Badan Bahasa Hafidz mengatakan, pihaknya berkolaborasi dengan Ditjen Guru dan Tenaga Pendidikan melalui Balai Guru dan Tenaga Pendidikan (BGTK) di provinsi untuk meminta para guru dan pustakawan mengoptimalkan buku-buku di perpustakaan sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan literasi siswa.

"Kita melakukan upaya bagaimana buku-buku yang sudah kita kirimkan ke sekolah, dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan minat baca dan literasi anak. Sehingga ada pelatihan kepada para pengelola perpustakaan (pustakawan) dan guru untuk meningkatkan kebermanfaatan buku baik pembelajaran atau mengisi waktu luang," kata Hafidz. (H-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Denny parsaulian
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik