Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Pemerintah Indonesia resmi memperbarui standardisasi ejaan nama-nama negara asing dalam bahasa Indonesia guna menyelaraskan penulisan dengan kaidah ortografi dan fonologi nasional. Kebijakan ini telah disampaikan secara resmi melalui dokumen eksonim dalam sidang United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) di New York, Amerika Serikat.
Langkah standarisasi ini dipimpin oleh Badan Informasi Geospasial (BIG) selaku otoritas utama penamaan geografis, bekerja sama dengan Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Kementerian Luar Negeri, serta pakar linguistik. Perubahan ini bertujuan agar penulisan nama negara asing lebih konsisten dan sesuai dengan lidah serta tata tulis Indonesia tanpa menyimpang dari ketetapan resmi PBB.
Beberapa perubahan signifikan dalam ejaan nama negara yang kini mulai diberlakukan antara lain:
Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa), Hafidz Muksin, membenarkan adanya pembaruan ini. Ia menjelaskan bahwa proses ini merupakan hasil inisiatif panjang yang telah diajukan delegasi Indonesia sejak tahun 2019 dan diperkuat pada tahun 2024.
"BIG merupakan lembaga otoritas utama penamaan geografis nasional Indonesia, termasuk standardisasi nama-nama geografis asing seperti nama negara, pulau, dan sungai agar sesuai dengan kaidah bahasa Indonesia," ujar Hafidz Muksin kepada media, Jumat (16/1).
Hafidz menambahkan bahwa penyesuaian ini mencakup perubahan ejaan agar selaras dengan fonologi dan ortografi bahasa Indonesia. Setelah ditetapkan di tingkat internasional, nama-nama tersebut akan segera diintegrasikan ke dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).
"Setelah nama-nama negara tersebut ditetapkan melalui UNGEGN, selanjutnya akan dimasukkan ke dalam KBBI pada edisi pemutakhiran berikutnya," pungkasnya.
Hingga saat ini, dokumen resmi bernomor GEGN.2/2025/122/CRP.122 telah mencatat sebanyak 194 nama negara di dunia yang telah distandarisasi oleh Indonesia, mencakup nama resmi (formal) dan nama singkat untuk kepentingan administratif dan diplomatik. (E-3)
Pemerintah Indonesia memperbarui daftar eksonim nama negara. Cek perubahan resmi seperti Tailan, Afganistan, dan Swis untuk dokumen formal di sini.
Penyusunan KBBI sendiri memiliki 114 editor, 44 redaktur, dan 7 validator. KBBI sejauh ini telah melayani 325.380 pengguna terdaftar.
Pemerintah Indonesia memperbarui daftar eksonim nama negara. Cek perubahan resmi seperti Tailan, Afganistan, dan Swis untuk dokumen formal di sini.
Hingga saat ini, KBBI Daring telah menerima 255.629 usulan dari masyarakat, degan 181.220 usulan atau sekitar 70,89 % di antaranya telah disunting.
BADAN Bahasa meminta pemerintahan daerah memiliki ruang strategis dalam rangka pelestarian bahasa daerah melalui program Revitalisasi Bahasa daerah (RBD).
KEPALA Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menilai peran bahasa daerah pada kegiatan belajar mengajar (KBM) menjadi hal yang positif untuk menarik minat belajar siswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved