Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA daerah kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bebondong-bondong menandatangani nota kesepahaman dengan Badan Bahasa Kemendikdasmen untuk meningkatkan literasi Bahasa Indonesia di wilayah masing-masing.
Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri mengatakan selama ini Literasi bahasa Indonesia sudah diterapkan melalui program di perpustakaan dan melalui program Bunda Literasi yang secara berjenjang di tingkat desa.
"Dengan penandatanganan nota kesepahaman bersama para bupati, walikota, pemerintah provinsi dan Badan Bahasa Kemendikdasmen maka bisa memaksimalkan literasi bahasa Indonesia di sekolah-sekolah maupun ruang publik," kata Indah saat ditemui Kabupaten Lombok Barat, Sabtu (13/12).
Sementara itu, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini mengatakan literasi bahasa Indonesia memang sudah menjadi keharusan begitu juga untuk melestarikan budaya-budaya menjadi muatan lokal sekolah. "Bahasa Indonesia harus diminati karena itu bahasa negara karena itu menjadi kita bersama," ucapnya.
Isi nota kesepahaman tersebut antara lain peningkatan kecakapan literasi, pemartabatan Bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penginternasionalan Bahasa Indonesia. "Dengan adanya penandatanganan nota kesepahaman dengan Badan Bahasa maka akan memperkuat literasi bahasa Indonesia di Lombok Barat," pungkasnya.
Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan 11 kepala daerah antara lain Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal, Wali Kota Mataram Mohan Roliskana, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar, Bupati Lombok Timur Haerul Warisin, dan Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot.
Kemudian, Bupati Sumbawa Barat Amar Nurmansyah, Bupati Dompu Bambang Firdaus, Bupati Bima Ady Mahyudi, dan Wali Kota Bima A. Rahman H. Abidin. (H-1)
Pemerintah Indonesia memperbarui daftar eksonim nama negara. Cek perubahan resmi seperti Tailan, Afganistan, dan Swis untuk dokumen formal di sini.
Pemerintah Indonesia resmi memperbarui standardisasi ejaan nama-nama negara asing dalam bahasa Indonesia guna menyelaraskan penulisan dengan kaidah ortografi dan fonologi nasional.
Hingga saat ini, KBBI Daring telah menerima 255.629 usulan dari masyarakat, degan 181.220 usulan atau sekitar 70,89 % di antaranya telah disunting.
BADAN Bahasa meminta pemerintahan daerah memiliki ruang strategis dalam rangka pelestarian bahasa daerah melalui program Revitalisasi Bahasa daerah (RBD).
KEPALA Badan Bahasa, Hafidz Muksin, menilai peran bahasa daerah pada kegiatan belajar mengajar (KBM) menjadi hal yang positif untuk menarik minat belajar siswa.
Isi nota kesepahaman tersebut antara lain peningkatan kecakapan literasi, pemartabatan Bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penginternasionalan Bahasa Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved