Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA tokoh yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) mendesak pemerintah menetapkan bencana nasional Sumatra. Desakan ini muncul melihat skala kerusakan yang masif, jatuhnya korban jiwa, hilangnya harta benda, rusaknya fasilitas publik, kelangkaan bahan pokok, hingga terputusnya akses komunikasi serta transportasi di banyak wilayah.
“Gerakan Nurani Bangsa menilai tragedi kemanusiaan yang sebabkan jatuhnya korban jiwa dan kelumpuhan aktivitas sosial dan ekonomi di banyak wilayah di Pulau Sumatra ini patut dinyatakan sebagai Bencana Nasional,” ungkap GNB dalam keterangan resmi, Jumat (5/12).
Para tokoh yang tergabung dalam gerakan tersebut meminta pemerintah mengerahkan seluruh sumber daya nasional untuk mempercepat penanganan di wilayah terdampak. “Penanganannya harus dilakukan secara komprehensif dan terpusat. Mobilisasi sumber daya nasional harus segera dikerahkan secara maksimal di tengah keterbatasan sumber daya yang dimiliki pemerintah daerah,” lanjutnya.
Selain respons darurat, Gerakan Nurani Bangsa juga mendesak pemerintah memperketat kebijakan dan peraturan terkait kelestarian lingkungan hidup. Menurut mereka, bencana yang terjadi tidak mustahil berkaitan dengan pelanggaran aturan lingkungan yang didorong oleh eksploitasi alam berlebihan.
“Pemerintah juga perlu memperketat kebijakan maupun peraturan yang berkaitan dengan kelestarian lingkungan hidup karena bencana tersebut tidak mustahil akibat pelanggaran tentang ketentuan lingkungan hidup yang didorong oleh keserakahan manusia,” tuturnya.
Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan belasungkawa mendalam kepada para korban banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatra. Mereka juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah bergerak cepat mengumpulkan sumber daya dan membantu warga terdampak.
Seruan solidaritas kemanusiaan turut disampaikan kepada seluruh warga Indonesia. “Aksi-aksi nyata untuk meringankan beban mereka yang terdampak dan meneguhkan persatuan sesama anak bangsa,” tegasnya.
Gerakan Nurani Bangsa kembali mengingatkan bahwa kekayaan alam Indonesia merupakan anugerah Tuhan yang wajib dikelola dengan arif dan bijak untuk kebutuhan saat ini maupun generasi mendatang. Bencana yang terjadi, menurut mereka, menjadi cerminan dari ketidakpedulian dan keserakahan manusia terhadap kelestarian alam. (H-4)
ANGGOTA Komisi XII DPR RI Fraksi PKS, Ateng Sutisna, mendukung langkah Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) yang menggugat enam perusahaan besar atas dugaan keterlibatan bencana banjir Sumatra
Kerusakan padang lamun di pesisir Jawa dan sebagian Sumatra berpotensi menjadi salah satu sumber emisi karbon tersembunyi terbesar di Indonesia.
Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Subhan mengatakan, dari total 18 unit huntara, tiga unit telah dihuni warga Desa Gedumbak
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
SATUAN Tugas Pemulihan Pascabencana (Galapana) DPR RI mengungkapkan empat permasalahan utama yang harus segera dituntaskan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi di Sumatra.
ANGGOTA Komisi II DPR RI, Ahmad Heryawan mendukung Kemendagri mengalokasikan anggaran sebesar Rp59,25 triliun untuk pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved