Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJALANAN internasional bersama anak membutuhkan persiapan kesehatan yang matang. Selain imunisasi dasar, beberapa negara mewajibkan vaksin tambahan, terutama untuk daerah dengan endemisitas penyakit tertentu.
Berikut penjelasan lengkap dari Martira Maddeppungeng, Anggota Satgas Imunisasi IDAI, mengenai vaksin wajib anak traveler serta prosedur pengurusannya.
Beberapa vaksin menjadi syarat utama untuk memperoleh visa dan perlindungan kesehatan selama berada di Arab Saudi.
Menjadi persyaratan resmi dari otoritas Arab Saudi.
Mencegah infeksi otak dan selaput otak (meningitis) yang mudah menular di area kerumunan besar.
Dapat diberikan mulai usia 9 bulan, tergantung jenis vaksin.
Selain imunisasi rutin, anak membutuhkan dosis tambahan (IPV).
Indonesia masih berisiko mengalami kasus polio sehingga dosis booster menjadi syarat perjalanan.
Influenza: Risiko penularan tinggi di kerumunan jemaah.
Pneumonia/PCV: Melindungi dari infeksi saluran pernapasan berat.
Beberapa negara atau wilayah memiliki risiko penyakit tertentu. Anak traveler sangat dianjurkan melengkapi vaksin berikut:
Penting untuk perjalanan ke Asia Tenggara dan Asia Selatan yang endemis JE.
dapat diberikan mulai usia 9 bulan.
Dianjurkan jika bepergian ke daerah dengan banyak hewan liar, termasuk wilayah domestik seperti Bali.
Terutama jika ada potensi kontak dengan anjing atau kucing liar.
Direkomendasikan untuk negara/wilayah dengan sanitasi kurang baik.
Diberikan mulai usia 12 bulan.
Melindungi dari travellers’ diarrhea akibat bakteri kolera.
Namun, ketersediaan vaksin kolera oral di Indonesia masih terbatas karena kasus domestik jarang ditemukan.
Ini menjadi pondasi sebelum anak menerima vaksinasi tambahan.
Untuk vaksin seperti Meningokokus, JE, hingga Hepatitis A, orang tua perlu mengunjungi:
Berfungsi sebagai bukti vaksinasi resmi untuk perjalanan internasional.
Dicetak oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) atau faskes tertentu yang ditunjuk.
Vaksin wajib seperti meningokokus akan dicatat dalam buku ini.
Anak dengan kekebalan tubuh lemah perlu perhatian khusus:
Vaksin hidup berpotensi menimbulkan penyakit pada anak dengan imunodefisiensi.
Martira Maddeppungeng menegaskan bahwa konsultasi intensif dengan dokter anak adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan sebelum melakukan perjalanan internasional. Dengan pemeriksaan yang tepat, anak dapat memperoleh vaksinasi yang aman, lengkap, dan sesuai kebutuhan destinasi perjalanan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved