Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUT begah atau kembung sering kali muncul setelah makan terlalu banyak atau mengonsumsi makanan yang sulit dicerna. Kondisi ini membuat perut terasa penuh, keras, dan tidak nyaman.
Meski biasanya bersifat sementara, rasa begah bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Para ahli menyarankan agar masyarakat memperhatikan jenis makanan yang dikonsumsi, karena beberapa makanan ternyata dapat membantu meredakan kembung dan memperbaiki proses pencernaan.
Perut begah terjadi ketika saluran pencernaan terisi gas atau menahan cairan berlebih.
Selain pola makan, kebiasaan seperti makan terlalu cepat, mengunyah permen karet, meminum minuman berkarbonasi, hingga menelan udara tanpa sadar juga dapat memperburuk kondisi ini. Karena itu, memilih makanan yang tepat bisa menjadi langkah sederhana untuk membantu tubuh kembali nyaman.
Mengutip laman Beaufort Memorial, sejumlah makanan berikut diketahui dapat membantu mengurangi peradangan, memperlancar pencernaan, dan mencegah penumpukan cairan yang memicu rasa begah.
1. Apel
Apel mengandung kalium yang membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh. Buah ini juga kaya serat dan pektin—komponen yang membantu melancarkan pergerakan usus sehingga mengurangi sembelit dan rasa penuh di perut.
2. Asparagus
Sayuran ini merupakan sumber serat dan mengandung inulin, prebiotik yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus. Kandungan tersebut membantu memperbaiki kesehatan pencernaan dan mengurangi gas berlebih.
3. Alpukat
Selain tinggi kalium, alpukat juga memiliki serat yang membantu menstabilkan proses pencernaan. Kandungan lemak sehatnya juga membuat perut terasa lebih nyaman setelah makan besar.
4. Pisang
Buah yang satu ini juga kaya kalium dan serat. Kombinasi keduanya membantu mengurangi penumpukan cairan dan mendukung pergerakan usus, sehingga mengurangi rasa sesak di perut.
5. Aneka Buah Beri
Stroberi, blueberry, dan blackberry termasuk buah yang tinggi serat. Serat larut dalam buah beri membantu mengurangi gas dan memperbaiki sistem pencernaan.
6. Seledri dan Umbi Seledri
Seledri yang kaya air dapat membantu mengatasi kembung akibat dehidrasi, sementara umbi seledri memiliki sifat diuretik alami yang membantu tubuh mengeluarkan kelebihan cairan.
7. Mentimun
Dengan kandungan air mencapai 95%, mentimun membantu menghidrasi tubuh dan mengurangi pembengkakan di area perut. Makanan ini cocok dikonsumsi setelah terlalu banyak makan makanan asin atau berminyak.
8. Teh Hijau
Teh hijau mengandung antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan pada saluran cerna. Minuman ini sering direkomendasikan untuk meredakan rasa penuh atau mual setelah makan besar.
9. Oat
Oat mengandung beta-glukan, sejenis serat yang membantu menenangkan saluran pencernaan dan mengurangi inflamasi. Oat juga membantu memperlancar pencernaan, sehingga cocok untuk mengatasi begah akibat sembelit.
10. Nanas
Buah ini mengandung enzim bromelain yang dapat membantu memecah protein dan meredakan peradangan. Bromelain juga dikenal membantu mengurangi gas dan perut kembung.
11. Yogurt
Yogurt mengandung probiotik yang dapat meningkatkan kesehatan bakteri baik di usus. Konsumsi probiotik membantu menurunkan gas dan mencegah perut terasa keras atau penuh.
Para ahli menyarankan agar masyarakat mengonsumsi makanan tersebut secara teratur dan memperhatikan kebiasaan makan sehari-hari, seperti mengunyah perlahan, menghindari minuman berkarbonasi, dan mengurangi penggunaan sedotan.
Jika perut begah terjadi terus-menerus atau disertai gejala lain seperti penurunan berat badan drastis, mual atau diare, sebaiknya segera berkonsultasi dengan tenaga kesehatan. (Beaufort Memorial/Z-1)
Salah satu masalah yang cukup sering dikeluhkan orang saat berpuasa adalah perut terasa begah atau kembung sehabis makan.
Perut begah atau perut kembung adalah kondisi di mana perut terasa penuh, keras, dan sering disertai dengan rasa tidak nyaman.
Kisah seorang wanita muda bernama Vya, berusia 20-an dan tinggal di DKI Jakarta, membuka mata publik bahwa kembung pada perut tidak bisa dipandang sebagai masalah sepele.
Penyebab penyakit liver bisa berasal dari infeksi oleh virus atau parasit. Sejauh ini, virus yang sering menyebabkan penyakit liver adalah virus Hepatitis B dan Hepatitis C.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved