Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis anak, Melia Yunita, Sp.A menegaskan bahwa kesehatan saluran cerna memiliki peran penting terhadap perkembangan kecerdasan anak. Dalam sesi edukasi tentang tumbuh kembang anak, Melia menyebut keseimbangan mikrobiota atau bakteri baik dalam usus dapat memengaruhi penyerapan nutrisi dan pertumbuhan otak anak.
“Kalau saluran cerna sehat, penyerapan nutrisi berjalan baik, daya tahan tubuh kuat, dan tumbuh kembang otak pun optimal,” kata dr. Melia dalam sesi edukasi yang di gelar di Jakarta, Selasa (11/11/2025).
Ia menjelaskan, di dalam saluran cerna manusia hidup miliaran mikroorganisme yang dikenal sebagai mikrobiota usus. Sebagian di antaranya adalah bakteri baik (probiotik) yang memiliki fungsi penting dalam metabolisme, pembentukan vitamin, dan perlindungan tubuh dari infeksi.
“Usus itu sering disebut otak kedua. Kalau keseimbangan bakteri di dalamnya terganggu, anak bisa mengalami gangguan pencernaan, mudah sakit, bahkan bisa memengaruhi perkembangan otaknya,” ujarnya
Agar bakteri baik dapat tumbuh dengan optimal, tubuh memerlukan prebiotik, yaitu serat alami yang menjadi sumber makanan bagi probiotik.
“Setiap jenis bakteri baik punya makanan favoritnya. Jadi semakin beragam prebiotik yang dikonsumsi, semakin banyak pula jenis bakteri baik yang bisa hidup di usus anak,” jelasnya.
Menurut dr. Melia, prebiotik bisa diperoleh dari makanan sehari-hari seperti apel, pisang, buah beri, tomat, asparagus, sayuran hijau, bawang putih, bawang merah, dan bawang bombai. Selain itu, ASI (air susu ibu) juga merupakan sumber prebiotik alami terbaik untuk bayi.
Beberapa produk seperti susu pertumbuhan kini juga telah ditambahkan prebiotik seperti frukto-oligosakarida (FOS), galakto-oligosakarida (GOS), dan inulin. Prebiotik yang cukup membantu menciptakan kondisi asam di saluran pencernaan, yang membuat bakteri jahat sulit berkembang biak.
“Kalau bakteri baik tumbuh dengan baik, otomatis bakteri jahat akan kalah,” kata dr. Melia.
Lebih lanjut, dr. Melia menjelaskan fakta menarik mengenai pertumbuhan otak manusia pada usia 2 tahun pertama sangat pesat, bahkan mencapai 85%.
“Pertumbuhan otak sangat cepat di dua tahun pertama kehidupan. Sekitar 85 persen volume otak dewasa sudah terbentuk di usia dua tahun,” ujarnya.
Oleh karena itu menurutnya, nutrisi seperti karbohidrat, protein, lemak sehat, vitamin, mineral, DHA, dan prebiotik perlu diberikan secara seimbang untuk mendukung perkembangan kognitif anak pada umur 0-5 tahun. Ia juga mengingatkan agar konsumsi gula berlebih dibatasi karena dapat mengganggu keseimbangan mikrobiota usus dan meningkatkan risiko gangguan metabolik.
“Gula berlebih bisa membuat bakteri jahat lebih dominan. Jadi, perhatikan kandungan gula pada makanan anak,” tambahnya.
Dokter spesialis anak dr. Frieda Handayani menekankan peran prebiotik dalam mendukung bakteri baik, penyerapan nutrisi, dan mencegah konstipasi pada anak.
Banyak yang salah kaprah! Dokter spesialis anak jelaskan perbedaan stunting dan stunted (pendek). Kenali penyebab gizi kronis vs faktor genetik di sini.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Screen time yang tidak tepat dinilai dapat memengaruhi tumbuh kembang anak secara signifikan.
Vitamin A merupakan zat esensial yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Sayangnya, pemantauan kadar vitamin ini masih menjadi tantangan di Indonesia.
Sebanyak lima keluarga terpilih melalui mekanisme pengumpulan poin dan partisipasi dalam program Nutrilon Royal Squad 2025 berkesempatan mengikuti perjalanan edukatif ke Hong Kong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved