Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
EDUKASI terkait mobile learning dan pemanfaatan generative AI kepada guru di era digital dinilai penting untuk meningkatkan mutu kegiatan belajar mengajar.
Hal ini dilakukan sejumlah dosen Universitas Budi Luhur (UBL) dengan memberikan pelatihan dua aplikasi mobile learning yaitu Hujjah untuk mempelajari huruf Hijaiah Tilawati dan aplikasi Tamyiz untuk belajar kitab kuning kepada pengajar Pondok Pesantren Nurul Hidayah, Kecamatan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) UBL Atik Ariesta menjelaskan
pondok pesantren di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Ece Hidayat (YPIEH) tersebut masih konvensional dan hanya menggunakan buku cetak. Pengetahuan guru untuk menggunakan teknologi juga dinilai belum optimal.
“Literasi digital guru masih terbatas. Ini berdampak pada rendahnya interaktivitas pembelajaran dan kurang optimalnya dalam pemanfaatan teknologi,” jelas Atik, Senin (10/11).
Karena itu, tim PkM menyusun kegiatan untuk menambah literasi digital dan merancang dua aplikasi mobile learning yakni aplikasi Hujjah dan Tamyiz.
“Dalam aplikasi Hujjah, selain untuk belajar huruf hijaiyah juga kami sediakan fasilitas untuk kuis. Aplikasi kedua, Tamyiz untuk belajar kitab kuning juga ada sarana untuk kuis. Kedua aplikasi bisa digunakan dengan smartphone berbasis android yang bisa diakses guru, siswa, dan orang tua dari manapun,” ujar Atik.
Atik berharap melalui kegiatan PkM berjudul Pemberdayaan guru dalam pengembangan mobile learning dan pemanfaatan generative AI untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di YPIEH itu, kedua aplikasi dapat digunakan secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran.
"Kami ingin mewujudkan cita-cita SDG's keempat untuk meningkatkan mutu pendidikan dengan memberikan akses teknologi informasi dan komunikasi kepada semua, serta mendukung astacita pemerintah dalam mengembangkan sumber daya manusia Indonesia," terangnya.
Atik menambahkan kegiatan PkM untuk guru di YPIEH ini sebagai bentuk tanggung jawab kampus atas permasalahan bangsa. Kegiatan yang didanai Kemenristek Dikti dengan skema pemberdayaan berbasis masyarakat ruang lingkup pemberdayaan kemitraan masyarakat, pendanaan 2025, ini turut melibatkan multidisiplin ilmu.
Selain Atik Ariesta (dosen Manajemen Informatika, Fakultas Teknologi Informasi), tim PkM ini terdiri dari dosen lain yaitu Denik Iswardani Witarti dan Pipin Farida Ariyani (dosen Teknik Informatika).
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari berbagai fakultas. Mereka yakni Phuja Mahesa (Sistem Informasi), Ikbal Nur Hakim (Teknik Informatika), dan Alandra Wahyu Pradistira (Desain Komunikasi Visual). Sebelumnya, mereka sudah melakukan pelatihan penyusunan materi digital berbasis generative AI dan sosialisasi literasi digital kepada guru. Kedua aplikasi pembelajaran itu kini sudah diujicobakan kepada guru di YPIEH.
Ketua YPIEH Ajri Faturahman merespons positif kegiatan tersebut karena aplikasi dan pelatihan yang diajarkan sesuai kebutuhan guru. Kegiatan pelatihan juga sangat berkesan karena baru pertama kali guru mengikuti pelatihan itu dan materinya bisa langsung dipraktikkan untuk mengajar. "Kami berharap kegiatan serupa lebih banyak dilakukan kembali sehingga guru pesantren jauh lebih maju dalam memanfaatkan teknologi," ujarnya.
Hilda Wahyuniar dan Rini Anwari, wakil guru TPQ Nurul Hidayah di bawah naungan YPIEH, juga menyambut antusiasme pelatihan penggunaan aplikasi mobile learning. "Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi kami karena mudah digunakan untuk orang tua dan anak-anak," pungkas Rini. (H-2)
Apple resmi merilis iOS 26.2.1. Cek apakah iPhone 13, 14, atau SE Anda masih kebagian update fitur AirTag 2 ini. Berikut daftar lengkap kompatibilitasnya.
Apple merilis iOS 26.2.1 dengan fokus utama dukungan AirTag 2 dan perbaikan bug aplikasi Wallet. Simak rincian lengkap pembaruannya di sini.
Bagi pengguna iPhone yang belum sempat melakukan update ke versi 26.2, pembaruan ini akan digabungkan (bundled) sehingga Anda langsung mendapatkan seluruh fitur baru.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Bermula dari medium ekspresi sederhana, SnackVideo kini berkembang menjadi kekuatan yang mendorong dampak sosial nyata bagi komunitas di berbagai daerah.
Aplikasi ini diunduh oleh dua juta investor di sepanjang tahun ini, naik 37% dibandingkan tahun 2024
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved