Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CEGUKAN adalah kondisi ketika seseorang mengeluarkan suara hik secara tidak sengaja akibat kontraksi tiba-tiba pada otot diafragma, yaitu otot yang membantu proses pernapasan di bawah paru-paru.
Setelah kontraksi tersebut, katup pita suara menutup secara cepat, menghasilkan suara khas cegukan.
Cara paling umum dan cepat, tarik napas dalam-dalam, tahan selama 10 sampai 15 detik, lalu hembuskan perlahan. Ini membantu meningkatkan kadar karbon dioksida dalam darah, sehingga otot diafragma bisa rileks.
Minum air dingin sedikit demi sedikit membantu menstimulasi saraf vagus dan menghentikan kejang pada diafragma. Bisa juga dengan meneguk air dari sisi gelas bagian luar untuk efek lebih cepat.
Air dingin memberi rangsangan pada saraf tenggorokan dan membantu mengalihkan impuls cegukan. Kumur selama 20 sampai 30 detik.
Rasa asam pada lemon dapat menstimulasi saraf vagus dan mengubah pola pernapasan, sehingga cegukan berhenti.
Ambil 1 sendok teh gula pasir, lalu biarkan larut perlahan di mulut sebelum ditelan. Tekstur kasar gula membantu merangsang saraf tenggorokan.
Pegang ujung lidah dengan jari bersih, lalu tarik perlahan ke depan 2 sampai 3 kali. Ini dapat membantu melegakan otot tenggorokan dan diafragma.
Bernapas ke dalam kantong kertas akan meningkatkan kadar CO2 dalam darah, membantu menormalkan kerja diafragma. Jangan dilakukan terlalu lama agar tidak pusing.
Coba duduk tegak atau membungkuk sedikit ke depan agar tekanan di perut berubah. Hal ini dapat membantu menghentikan kontraksi otot pernapasan.
Minumlah air dari sisi gelas yang berlawanan sambil sedikit menunduk, posisi ini membantu mengubah tekanan pada saluran pernapasan dan tenggorokan.
Kadang cegukan dipicu oleh stres, emosi, atau tertawa berlebihan. Duduk tenang, tarik napas pelan, dan kendurkan tubuh agar sistem saraf otonom menurun aktivitasnya.
Jika cegukan berlangsung lebih dari 1 sampai 2 jam, atau sering kambuh tanpa sebab jelas, segera periksa ke dokter. Bisa jadi tanda gangguan saraf, pencernaan, atau efek obat tertentu.
Cegukan umumnya tidak berbahaya dan bisa hilang sendiri, tapi beberapa cara sederhana di atas dapat mempercepat prosesnya. Yang terpenting: tetap tenang, jangan panik, dan jaga pernapasan teratur. (Z-4)
Setiap kali diafragma berkontraksi, pita suara menutup secara cepat, sehingga menimbulkan suara khas yang kita kenal sebagai cegukan.
Kontraksi ini diikuti oleh penutupan mendadak pita suara, sehingga menghasilkan suara khas yang kita kenal sebagai "hik".
Otot tersebut berkontraksi secara tiba-tiba dan tidak disengaja, diikuti oleh penutupan mendadak pita suara, yang menghasilkan suara khas "hik".
Apabila cegukan terjadi kurang dari 48 jam dan hilang dengan sendirinya, cegukan tersebut tidak berbahaya.
Meskipun biasanya bersifat sementara dan tidak berbahaya, cegukan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved