Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
CEGUKAN adalah kondisi ketika otot diafragma mengalami kontraksi atau kejang secara tiba-tiba dan tidak terkendali.
Setiap kali diafragma berkontraksi, pita suara menutup secara cepat, sehingga menimbulkan suara khas yang kita kenal sebagai cegukan.
Menenangkan saraf diafragma yang tegang.
Meningkatkan kadar CO2 dalam darah sehingga membantu menghentikan cegukan.
Membuat otot pernapasan berubah posisi sehingga cegukan berhenti.
Memberi rangsangan pada saraf vagus.
Bisa mengagetkan sistem pernapasan agar kembali normal.
Menenangkan diafragma.
Rasa asam bisa mengalihkan sinyal saraf.
Teksturnya bisa menstimulasi saraf di tenggorokan.
Menstimulasi perubahan pola napas.
Cara klasik untuk menghentikan cegukan.
Memberi tekanan pada saraf vagus.
Memberi tekanan pada diafragma.
Meningkatkan CO2 sehingga diafragma rileks.
Teksturnya kental membantu menstimulasi saraf di tenggorokan.
Bisa menghentikan spasme diafragma.
Cegukan biasanya tidak berbahaya dan hilang dengan sendirinya. Namun, jika berlangsung lebih dari 48 jam, bisa menjadi tanda adanya masalah medis serius dan sebaiknya diperiksakan ke dokter. (Z-4)
Cegukan umumnya tidak berbahaya dan bisa hilang sendiri, tapi beberapa cara sederhana di atas dapat mempercepat prosesnya. Yang terpenting: tetap tenang, jangan panik
Kontraksi ini diikuti oleh penutupan mendadak pita suara, sehingga menghasilkan suara khas yang kita kenal sebagai "hik".
Otot tersebut berkontraksi secara tiba-tiba dan tidak disengaja, diikuti oleh penutupan mendadak pita suara, yang menghasilkan suara khas "hik".
Apabila cegukan terjadi kurang dari 48 jam dan hilang dengan sendirinya, cegukan tersebut tidak berbahaya.
Meskipun biasanya bersifat sementara dan tidak berbahaya, cegukan bisa sangat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved