Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MINUMAN kemasan adalah minuman yang sudah diproses, dikemas, dan siap diminum tanpa perlu diolah lagi.
Biasanya minuman ini dijual dalam botol plastik, kaleng, karton, atau gelas plastik, dan tersedia di toko, minimarket, atau vending machine.
Sebagian besar minuman kemasan mengandung gula tambahan berlebih. Dampaknya, meningkatkan risiko diabetes tipe 2, obesitas, dan kerusakan gigi.
Kandungan kalori tinggi dari gula cair menyebabkan penumpukan lemak tubuh karena tidak memberi rasa kenyang, sehingga kamu cenderung minum lebih banyak.
Asam dan gula pada minuman kemasan dapat mengikis lapisan enamel gigi, memicu gigi berlubang, serta membuat gusi mudah luka.
Konsumsi gula berlebih dapat menyebabkan peningkatan kolesterol jahat dan tekanan darah tinggi, yang berujung pada penyakit jantung.
Gula dalam minuman kemasan cepat diserap tubuh dan menaikkan kadar glukosa darah secara drastis, membuat resistensi insulin meningkat dari waktu ke waktu.
Penelitian menunjukkan bahwa asupan gula tinggi dapat menurunkan kemampuan memori dan konsentrasi akibat gangguan metabolisme otak.
Lonjakan gula dari minuman kemasan memang memberi energi cepat, tapi segera turun kembali, menyebabkan lemas dan mudah lapar.
Beberapa produk memakai pengawet kimia dan pewarna buatan yang bila dikonsumsi berlebihan bisa mengganggu fungsi hati dan ginjal.
Minuman rasa tertentu, terutama minuman olahraga atau soda, mengandung natrium tinggi yang bisa meningkatkan tekanan darah.
Bahan kimia dan gula buatan dalam minuman kemasan dapat mengubah keseimbangan bakteri baik di usus, menyebabkan kembung, diare, atau sembelit.
Konsumsi gula tinggi dalam jangka panjang dapat melemahkan respon imun, membuat tubuh lebih mudah terserang infeksi.
Beberapa minuman bersoda atau berkafein bersifat diuretik, yang memicu buang air kecil berlebihan dan membuat tubuh kehilangan cairan.
Zat kimia seperti BPA yang bisa larut dari kemasan plastik ke dalam minuman dapat mengganggu fungsi hormon dan sistem reproduksi.
Sering minum minuman kemasan bisa berdampak buruk bagi metabolisme, jantung, gigi, dan sistem imun. Solusinya, perbanyak air putih, jus buah alami tanpa gula, atau infused water. (Z-4)
Penerapan label peringatan 'Tinggi Gula' pada minuman berpemanis dalam kemasan penting untuk cegah penyakit diabetes
Penyakit ginjal merupakan faktor genetik yang pencetusnya belum bisa diketahui secara pasti namun bisa diperiksa secara detail.
Memperhatikan label kandungan dan memilih produk yang lebih alami dapat membantu menjaga kesehatan Anda. Jika Anda memiliki kebiasaan mengonsumsi minuman kemasan secara berlebihan
Penerapan cukai ini menurut Ari sebagai bentuk untuk mengubah perilaku masyarakat dan mengedukasi MBDK bukan bagian pola makan sehat bergizi
Pelabelan gula sangat penting sebagai pemenuhan hak bagi konsumen untuk mampu membedakan produk yang memiliki gizi baik bagi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved