Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN instan adalah makanan yang telah diolah, diawetkan, dan dikemas sedemikian rupa sehingga bisa disajikan dengan cepat dan praktis, biasanya hanya perlu diseduh, dipanaskan, atau digoreng sebentar sebelum dikonsumsi.
Contohnya adalah mi instan, sosis siap saji, makanan kaleng, bubur instan, hingga minuman serbuk.
Makanan instan mengandung natrium atau garam yang sangat tinggi. Konsumsi berlebihan bisa menyebabkan hipertensi dan membebani kerja jantung serta ginjal.
Kandungan lemak jenuh dan lemak trans pada makanan instan dapat meningkatkan kadar kolesterol jahat dan menurunkan kolesterol baik, sehingga memperbesar risiko penyakit jantung.
Makanan instan tinggi kalori, lemak, dan gula, namun rendah serat dan protein. Akibatnya, kamu cepat lapar lagi dan berisiko mengalami peningkatan berat badan berlebih.
Tingginya indeks glikemik dan kandungan gula tersembunyi pada makanan instan bisa membuat kadar gula darah melonjak drastis, memicu resistensi insulin, dan berujung pada diabetes tipe 2.
Kadar garam yang berlebihan membuat tubuh menahan air, menyebabkan pembengkakan di tangan, kaki, atau wajah.
Makanan instan miskin gizi, sehingga tubuh kekurangan energi optimal dan otak sulit berkonsentrasi dengan baik.
Kandungan pengawet dan MSG bisa menyebabkan gangguan seperti sakit perut, mual, sembelit, atau diare, terutama bila dikonsumsi terus-menerus.
Minimnya nutrisi esensial menyebabkan daya tahan tubuh menurun, sehingga mudah terserang penyakit.
Kurangnya protein, vitamin B, dan zat besi dapat membuat rambut rontok, kulit kusam, serta kuku rapuh.
Beberapa makanan instan seperti minuman serbuk dan mi berbumbu mengandung zat asam dan gula yang bisa mengikis enamel gigi.
Zat tambahan seperti pengawet, pewarna, dan perasa buatan dapat memengaruhi sistem endokrin, terutama bila dikonsumsi jangka panjang.
Konsumsi tinggi garam dan MSG dapat meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, membuat tidur tidak nyenyak atau sering terbangun di malam hari.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bahan pengawet serta styrofoam panas dapat meningkatkan risiko kanker jika dikonsumsi terus-menerus.
Walau praktis dan enak, makanan instan tidak boleh dikonsumsi terlalu sering karena dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti obesitas, hipertensi, dan kekurangan gizi. (Z-4)
Contoh makanan instan antara lain mi instan, makanan kaleng, sosis, nugget, frozen food, dan bubur instan. Makanan instan umumnya mengandung pengawet, perasa buatan, gula
Makanan instan merupakan makanan siap saji atau siap masak yang dibuat untuk memudahkan konsumsi, namun perlu dibatasi agar tidak berdampak buruk pada kesehatan.
Tekanan darah tinggi bukan berarti Anda harus menjauhi semua makanan instan. Justru ada beberapa pilihan praktis yang bisa membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Menurut Gracia, member JKT48 memiliki kedekatan dengan Bihunku karena telah menjadi salah satu makanan favorit kami ketika sedang lapar sehabis latihan atau saat hujan turun.
Biasanya makanan ini hanya dengan menambahkan air panas, dipanaskan sebentar, atau langsung dimakan tanpa dimasak lagi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved