Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

13 Dampak Sering Konsumsi Makanan Instan

Reynaldi Andrian Pamungkas
16/12/2025 22:30
13 Dampak Sering Konsumsi Makanan Instan
Berikut Dampak Sering Konsumsi Makanan Instan(freepik)

MAKANAN instan adalah jenis makanan yang diolah secara praktis dan cepat disajikan, biasanya hanya memerlukan sedikit proses seperti diseduh, dipanaskan, atau digoreng sebelum dikonsumsi. Makanan ini dibuat dengan teknologi pengawetan sehingga memiliki masa simpan lebih lama.

Contoh makanan instan antara lain mi instan, makanan kaleng, sosis, nugget, frozen food, dan bubur instan. Makanan instan umumnya mengandung pengawet, perasa buatan, gula, dan garam yang cukup tinggi.

Berikut 13 Dampak Sering Konsumsi Makanan Instan

1. Kandungan natrium tinggi

Meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

2. Risiko penyakit jantung

Lemak jenuh dan garam berlebih dapat memicu gangguan jantung.

3. Berat badan naik

Tinggi kalori tetapi rendah serat membuat mudah gemuk.

4. Gangguan pencernaan

Kekurangan serat menyebabkan sembelit dan tidak nyaman di perut.

5. Kurang nutrisi penting

Minim vitamin, mineral, dan serat alami.

6. Meningkatkan kadar kolesterol

Lemak trans dapat menaikkan kolesterol jahat.

7. Risiko diabetes tipe 2

Gula dan karbohidrat olahan memengaruhi kadar gula darah.

8. Melemahkan daya tahan tubuh

Asupan gizi yang buruk menurunkan sistem imun.

9. Mengganggu fungsi ginjal

Natrium tinggi membebani kerja ginjal.

10. Masalah kesehatan kulit

Bisa memicu jerawat dan kulit kusam.

11. Gangguan konsentrasi

Kurangnya nutrisi penting memengaruhi fokus dan daya ingat.

12. Ketergantungan rasa

MSG dan perasa buatan membuat ketagihan.

13. Risiko penyakit jangka panjang

Seperti stroke, obesitas, dan gangguan metabolisme.

Batasi konsumsi makanan instan, imbangi dengan sayur, buah, air putih, dan makanan segar. (Z-4)

Sumber: alodokter, kemenkes



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya