Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Etana Biotechnologies Indonesia (Etana) menegaskan komitmennya dalam menghadirkan produk kesehatan yang berkualitas tinggi, inovatif, dan sesuai prinsip halal. Komitmen ini diwujudkan melalui diperolehnya sertifikat halal untuk produk Enoxaparin Sodium dari Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI).
Enoxaparin Sodium merupakan produk Low Molecular Weight Heparin (LMWH) yang digunakan untuk pencegahan dan pengobatan gangguan penyumbatan pembuluh darah akibat tromboemboli, seperti pada pasien dengan penyakit jantung, kondisi pascaoperasi, atau terapi dialisis. Produk ini dikembangkan dan diproduksi secara lokal oleh Etana dengan bahan dasar sumber domba (ovine), menjadikannya solusi antikoagulan yang efektif, aman, dan halal.
"Jaminan halal kini menjadi faktor penting dan krusial, terutama karena mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim. Kami memahami bahwa
meskipun produk antikoagulan bersifat menyelamatkan nyawa, adanya opsi halal akan membantu pasien mendapatkan terapi yang baik sekaligus ketenangan dalam keyakinan beragama," ujar Marketing Manager Therapeutic Business Unit Etana, Wuragil Kartika Sari, dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (21/10).
Wuragil menjelaskan bahwa proses sertifikasi halal oleh LPPOM MUI dilakukan melalui pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh rantai produksi, mulai dari bahan baku hingga proses akhir, untuk memastikan tidak adanya kandungan atau kontaminasi non-halal di setiap tahapnya.
"Enoxaparin Sodium Etana dikembangkan dan diproduksi secara lokal, sebagai bentuk komitmen kami dalam menghadirkan terapi yang bermutu tinggi dan terjamin kehalalannya. Kami berharap langkah ini memperkuat kepercayaan dan rasa aman pasien serta tenaga kesehatan tanpa mengurangi mutu maupun efektivitas pengobatan," tambahnya.
Dengan sertifikasi halal yang telah resmi diperoleh sejak Agustus 2025, Etana berharap Enoxaparin Sodium dapat memperluas akses pasien terhadap terapi antikoagulan halal, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian farmasi nasional. Langkah ini juga selaras dengan visi Etana untuk menghadirkan produk bioteknologi inovatif yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dengan standar internasional.
"Harapan kami, Enoxaparin Sodium Etana tidak hanya menjadi pilihan yang aman dan terpercaya bagi pasien, tetapi juga memperkuat industri farmasi nasional yang berdaulat dan berdaya saing global," pungkasnya.
Untuk diketahui, Enoxaparin Sodium digunakan untuk membantu mencegah dan mengobati pembekuan darah pada berbagai kondisi medis, termasuk pasien pascaoperasi, pasien dengan gangguan penyumbatan pembuluh darah akibat tromboemboli. Produk ini juga digunakan dalam proses hemodialisis (cuci darah) serta sebagai bagian dari terapi pengobatan serangan jantung akut bersama obat trombolitik dan antiplatelet. (Fal/E-1)
LPPOM MUI mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap jamu beralkohol yang dibagikan di jalur mudik.
Penerbitan sertifikat halal oleh BPJPH sejak 2019 baru mencapai 4.418.343 produk per 15 Mei 2024. Sementara itu, target BPJPH 10 juta produk yang tersertifikasi.
LPPOM memfasilitasi sertifikasi halal bagi 744 usaha mikro dan kecil (UMK) di Indonesia, dengan fokus utama pada lima Destinasi Super Prioritas.
LPPOM MUI menyikapi wajib halal pada Oktober 2024 sebagai tantangan yang harus dihadapi. Berbagai upaya dilakukan, salah satunya penguatan seluruh kantor perwakilan di 34 provinsi
Pelantikan ini menandai babak baru bagi DPW IAEI Malaysia dalam berkontribusi pada pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.
MANAGEMEN Rumah Sakit Universitas Indonesia atau RSUI bersama PT Etana Biotechnologies Indonesia (EBI) menandatangani perjanjian kerja sama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved