Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi Partai Golkar, Singgih Januratmok mengatakan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra Rp900 ribu per Keluarga Penerima Manfaat (KPM) oleh Kementerian Sosial (Kemensos) harus dapat menggerakan roda ekonomi lokal. Oleh karena itu, BLT tersebut diharapkan segera dibelanjakan untuk kebutuhan sehari-hari KPM.
"Meskipun program BLT bersifat karitatif untuk jangka pendek, tetapi juga memiliki efek ekonomi yang nyata di tingkat lokal. Saya berharap dana yang diterima masyarakat segera dibelanjakan di warung, pasar tradisional, atau usaha kecil di sekitar mereka. Ini akan menggerakkan roda ekonomi daerah dan membantu UMKM tetap bertahan," kata Singgih saat dihubungi, Selasa (21/10).
Namun, ia mengatakan agar dampak BLT lebih optimal, perlu dibarengi dengan program pemberdayaan seperti Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dan pelatihan kewirausahaan. Dengan begitu, penerima manfaat tidak hanya terbantu sementara, tetapi juga memiliki kemampuan untuk mandiri secara ekonomi.
"Saya berharap penyaluran BLT tepat sasaran, transparan, dan diikuti dengan edukasi pengelolaan keuangan keluarga. Kalau ini bisa berjalan dengan baik, maka efek ganda terhadap ekonomi rakyat akan semakin terasa," ujar dia.
Ia juga menyambut positif langkah Kemensos yang menyalurkan BLT sebesar Rp900 ribu per KLM.
"BLT ini menjadi bantalan sosial yang sangat penting bagi keluarga kurang mampu. Nilainya mungkin tidak besar, tapi cukup membantu memenuhi kebutuhan dasar, terutama jelang akhir tahun ketika harga kebutuhan pokok sering meningkat," pungkasnya. (H-4)
BLT Sementara senilai Rp30 triliun untuk lebih dari 35 juta keluarga penerima manfaat (KPM) berasal dari hasil efisiensi anggaran yang telah dilakukan pemerintah sejak awal 2025.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya memastikan bahwa Bantuan Langsung Tunai atau BLT Sementara (BLTS) mulai dicairkan pada hari ini, Senin (20/10).
Menteri Sosial Saifullah Yusuf meninjau langsung penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) hari terakhir yang dilaksanakan di Kantor Pos Cikini, Jakarta Pusat.
Pemerintah menargetkan total 35 juta penerima manfaat terdiri dari 18 juta KPM melalui Bank Himbara dan 17 juta KPM melalui layanan PT Pos Indonesia.
Provinsi Aceh mencatatkan angka realisasi yang sangat impresif yaitu sebesar 91%, setara dengan rata-rata kinerja provinsi di Pulau Jawa.
Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) di Kantorpos KCU Yogyakarta berjalan lancar.
Pemerintah terus mempercepat penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra) ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah-daerah terdampak bencana Sumatra.
Pos Indonesia menunjukkan perannya sebagai perpanjangan tangan negara melalui penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLTS) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) di Kota Padang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved