Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Puasa Selasa dan Rabu adalah salah satu amalan sunnah yang dianjurkan dalam Islam. Puasa ini termasuk dalam puasa sunnah Ayyamul Bidh atau puasa hari putih, yang dilakukan pada tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulan Hijriah. Namun, banyak juga umat Muslim yang memilih untuk berpuasa pada hari Selasa dan Rabu karena keutamaan hari-hari tersebut. Dalam artikel ini, kita akan membahas niat puasa Selasa, niat puasa Rabu, serta keutamaan menjalankannya.
Puasa Selasa dan Rabu adalah puasa sunnah yang dilakukan pada hari Selasa dan Rabu, baik sebagai bagian dari Ayyamul Bidh maupun di luar hari tersebut. Puasa ini memiliki keutamaan karena Rasulullah SAW sering berpuasa pada hari-hari tertentu, termasuk hari Senin dan Kamis. Meski tidak sepopuler puasa Senin-Kamis, puasa Selasa dan Rabu tetap memiliki nilai ibadah yang besar jika dilakukan dengan niat yang ikhlas.
Keutamaan puasa sunnah disebutkan dalam Al-Qur’an dan hadits. Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman:
Al-Baqarah: 183
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Ya ayyuhalladzina amanu kutiba ‘alaikumus-siyamu kama kutiba ‘alalladzina min qablikum la‘allakum tattaqun
Artinya: "Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa."
Selain itu, dalam hadits shahih, Rasulullah SAW bersabda:
HR. Muslim
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ، الْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ
Kullu ‘amali ibni adama yudha‘afu, al-hasanatu bi‘ashri amtsaliha ila sab‘imiati dhi‘fin
Artinya: "Setiap amal anak Adam dilipatgandakan, satu kebaikan dilipatgandakan menjadi sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat."
Hadits ini menunjukkan bahwa setiap amalan sunnah, termasuk puasa Selasa dan Rabu, akan mendapat pahala berlipat ganda.
Niat adalah kunci dalam setiap ibadah, termasuk puasa. Berikut adalah niat puasa Selasa dalam teks Arab, Latin, dan artinya:
Niat Puasa Selasa
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الثَّلَاثَاءِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma yaumith-thulatha’i sunnatan lillahi ta‘ala
Artinya: "Aku niat berpuasa pada hari Selasa sebagai sunnah karena Allah Ta’ala."
Niat ini sebaiknya dibaca pada malam hari sebelum fajar atau sebelum memulai puasa. Pastikan hati Anda ikhlas saat membaca niat ini.
Berikut adalah niat puasa Rabu dalam teks Arab, Latin, dan artinya:
Niat Puasa Rabu
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْأَرْبِعَاءِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu sauma yaumil-arba‘a’i sunnatan lillahi ta‘ala
Artinya: "Aku niat berpuasa pada hari Rabu sebagai sunnah karena Allah Ta’ala."
Sama seperti niat puasa Selasa, niat ini juga dibaca pada malam hari dengan penuh keikhlasan.
Tata cara puasa Selasa dan Rabu sama seperti puasa sunnah lainnya. Berikut langkah-langkahnya:
Meskipun puasa Selasa dan Rabu tidak disebutkan secara spesifik dalam hadits, puasa sunnah secara umum memiliki banyak keutamaan, seperti:
Puasa Selasa dan Rabu adalah amalan sunnah yang mudah dilakukan dan memiliki banyak keutamaan. Dengan membaca niat puasa Selasa dan Rabu secara ikhlas serta menjalankan puasa sesuai tata cara, Anda bisa mendapatkan pahala berlipat ganda. Jangan lupa untuk memperbanyak amalan baik selama berpuasa agar ibadah Anda semakin sempurna. Semoga artikel ini membantu Anda memahami niat dan keutamaan puasa Selasa dan Rabu!
Pelajari niat puasa hari Selasa dan Rabu sunnah, keutamaannya, serta dalil dari Al-Qur'an dan hadits shahih. Praktik mudah untuk pemula.
Niat puasa hari Selasa, bacaan Arab, Latin, dan keutamaannya. Pelajari tata cara dan dalil puasa sunnah Selasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved