Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar menyatakan pemerintah menyiapkan mekanisme audit dan rehabilitasi terhadap bangunan pesantren yang berusia tua dan berpotensi membahayakan keselamatan santri.
Muhaimin menjelaskan, tahap awal dari program tersebut akan difokuskan pada pesantren-pesantren yang sudah berusia sangat tua dan dinilai rawan secara struktural.
"Saya dengan Pak Menteri Agama dan juga berbagai kementerian akan terus melakukan kerja-kerja bersama mengatasi berbagai hal menyangkut penyelamatan pesantren dengan usia sangat tua di atas 100 tahun dan bangunan-bangunan yang rawan," kata Muhaimin, dikutip Rabu (8/10).
Ia menegaskan bahwa upaya ini merupakan langkah preventif untuk menghindari terulangnya insiden ambruknya bangunan pesantren yang dapat menimbulkan korban jiwa.
"Kami akan prioritaskan pesantren-pesantren yang memang sangat rawan dan sangat tua usianya," ujarnya.
Menurutnya, seluruh proses audit dan rehabilitasi akan dilakukan secara bertahap, melibatkan berbagai kementerian dan lembaga teknis yang berwenang di bidang konstruksi dan pendidikan keagamaan.
"Kita akan evaluasi dan akan kita mulai dari pesantren yang paling tua dan yang paling rawan. Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak kita inginkan," tuturnya.
Muhaimin menambahkan, langkah tersebut sejalan dengan arahan Presiden Prabowo yang menekankan pentingnya keselamatan dan kenyamanan para santri di lingkungan belajar.
"Presiden tidak ingin ada korban jiwa lagi akibat robohnya gedung pondok pesantren," ucapnya.
Sebagai bagian dari tahap persiapan, Kemenko PM bersama Kementerian Agama telah memulai proses pendataan terhadap pesantren-pesantren dengan kondisi bangunan paling rentan. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar penentuan prioritas dalam pelaksanaan audit dan rehabilitasi fisik.
Program ini diharapkan menjadi upaya sistematis pemerintah dalam memastikan seluruh bangunan pesantren di Indonesia memenuhi standar kelayakan dan keamanan, sekaligus menjadi bentuk perlindungan nyata terhadap para santri. (H-4)
Alumni Gontor 2006 menjalankan program Minhat Yatama, yaitu pengumpulan donasi rutin setiap bulan untuk membantu anak-anak yatim dari keluarga teman satu angkatan.
ASOSIASI Ma’had Aly Indonesia (AMALI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) perdana di bawah kepengurusan masa khidmat 2026–2030 di Pondok Tahfidz Yanbu’ul Qur’an
Lembaga pendidikan ini dinilai unggul dalam mengintegrasikan kurikulum modern dan salaf yang relevan dengan perkembangan zaman.
Kemenhut melalui UPT Koordinator Wilayah Aceh terus melakukan percepatan penanganan dampak bencana banjir berupa pembersihan tumpukan kayu dan material
Pesantren dipandang sebagai laboratorium sosial yang efektif dalam menanamkan nilai kebangsaan, etika publik, dan tanggung jawab sosial.
MENTERI Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan komitmennya untuk menyiapkan fasilitas rumah ibadah dan lembaga pendidikan yang inklusif dan ramah difabel.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved