Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat, terus bertambah. Hingga kini, tercatat 282 pelajar dan seorang balita menjadi korban. Dari jumlah tersebut, 89 orang masih menjalani perawatan intensif di Puskesmas Kadungora, Puskesmas Leles, serta RSUD dr Slamet Garut.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Garut, Leli Yuliani, mengungkapkan pihaknya kembali menerima laporan dari sejumlah sekolah. Hasil penelusuran tim kesehatan mencatat ratusan korban berasal dari SDN 3 Talagasari, SMPN 1 Kadungora, SMP PGRI, dan SMA Annisa Kadungor, seluruhnya penerima manfaat program MBG.
“Berdasarkan laporan yang kami terima, terdapat peningkatan kasus di empat sekolah di Kecamatan Kadungora. Totalnya 282 orang, dengan rincian 81 dirawat di Puskesmas Kadungora, 2 di Puskesmas Leles, serta 6 orang dirujuk ke RSUD dr Slamet. Jumlah total pasien yang masih dirawat sebanyak 89 orang,” ujar Leli, Rabu (1/10/2025).
Meski sebagian besar pasien kini berangsur membaik, gejala yang dialami cukup mengkhawatirkan. Korban mengeluhkan sakit perut, pusing, mual, muntah, diare, hingga dehidrasi. Dari total 282 orang, 193 pasien sudah diperbolehkan pulang, sementara 89 lainnya masih ditangani tenaga medis.
Menurut Leli, kondisi korban relatif tidak parah. Namun jumlah pasien yang harus mendapatkan perawatan medis membuat kasus ini ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Dinas Kesehatan Garut juga menegaskan bahwa kasus ini sedang dalam penyelidikan. Sampel makanan MBG telah dikumpulkan untuk diuji laboratorium di Bandung, guna memastikan penyebab utama keracunan massal tersebut.
“Dari awal kejadian, total yang terdampak sempat tercatat 657 orang dengan 30 orang harus rawat inap dan 150 lainnya bergejala. Saat ini kami terus memantau kondisi para pasien, terutama 89 yang masih dirawat,” kata Leli.
Sebelumnya, Pemkab Garut telah menetapkan status Kejadian Luar Biasa sejak Selasa (30/9), setelah 147 pelajar dan balita dilaporkan mengalami gejala serupa usai menyantap makan bergizi gratis. Saat itu, tiga orang bahkan harus dirujuk ke RSUD dr Slamet.
Kini jumlah korban meningkat hampir dua kali lipat, menimbulkan kekhawatiran besar di kalangan orang tua dan masyarakat sekitar.
ORANGTUA murid mulai gelisah atas dugaan keracunan dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis (MBG). Merek membekali anak dengan kantong plastik
ANGGOTA DPRD Fraksi PDIP Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan mengecam keras dugaan keracunan MBG yang menyebabkan 657 siswa tumbang.
Peran dapur mitra UMKM sangat krusial dalam menjalankan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa berkebutuhan khusus.
Para pemohon mempersoalkan Pasal 22 ayat (3) dan Penjelasan Pasal 22 ayat (3) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2025 tentang APBN Tahun Anggaran 2026.
SPPG Purwosari menegaskan wafatnya siswi SMAN 2 Kudus tidak terkait Program Makan Bergizi Gratis dan merupakan informasi hoaks.
Pemerintah mencatat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) semakin meluas cakupannya dengan jumlah penerima manfaat yang kini telah menembus angka 60 juta orang
Presiden Prabowo Subianto menyatakan jumlah penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan segera melampaui jumlah porsi makanan harian yang diproduksi jaringan McDonald’s
Pemerintah menargetkan perluasan signifikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran penerima manfaat mencapai sekitar 80 juta orang pada pertengahan 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved