Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
UNIVERSITAS Bakrie menerima 1.010 mahasiswa baru angkatan tahun 2025. Fusion To The Future menjadi tema yang diusung pada tahun ini selaras dengan semangat untuk terus bergerak maju hingga kancah internasional, seperti raihan prestasi dari Program Studi Teknik Sipil yang telah terakreditasi internasional dari Indonesian Accreditation Board for Engineering Education (IABEE) pada akhir Maret 2025 lalu.
Wakil Ketua Yayasan Pendidikan Bakrie Krisnaraga Syarfuan menyampaikan selamat datang dan salam hangat kepada mahasiswa baru. “Generasi muda Universitas Bakrie akan kami dukung untuk menjawab tantangan zaman dengan semangat inovasi serta perspektif global” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (9/9).
Proses penyambutan mahasiswa diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan Hymne dan Mars Universitas Bakrie. Acara kemudian berlanjut dengan pengenalan nila-nilai Universitas Bakrie dan ditutup dengan penyematan almamater secara simbolis oleh Rektor Universitas Bakrie, Prof. Sofia W. Alisjahbana.
Kepala Biro Kemahasiswaan Aryo Subarkah Eddyono menambahkan rangkaian kegiatan UBakrie’s Week membantu mahasiswa beradaptasi dengan cepat, mulai dari pengenalan layanan kampus, etika perkuliahan, hingga sosialisasi anti bullying dan anti pelecehan seksual. Harapannya mahasiswa bisa kuliah dengan nyaman, tepat waktu, berkualitas, dan berdaya saing global.
Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno juga turut memberikan motivasi kepada mahasiswa baru Universitas Bakrie. Dalam pesannya, ia menekankan pentingnya kebermanfaatan, kepemimpinan yang jujur, tangguh, dan peduli. “Indonesia Emas 2045 membutuhkan pemimpin muda seperti kalian semua” tambahnya.
Semarak UBakrie's Week 2025 ditutup dengan penampilan spesial dari penyanyi muda berbakat Indonesia, Ghea Indrawari. Kehadirannya menjadi penutup yang meriah sekaligus mencerminkan semangat Universitas Bakrie dalam menghadirkan pengalaman berkesan bagi mahasiswa baru, tidak hanya dari sisi akademik namun juga dalam membangun kebersamaan dan kreativitas.
Dalam kesempatan yang sama, Rektor Universitas Bakrie Sofia W. Alisjahbana menyoroti kini dunia sudah tanpa batas. Dan Universitas Bakrie kian menyiapkan mahasiswa untuk beradaptasi di panggung global.
“Keunggulan Universitas Bakrie telah diakui tidak hanya secara nasional, tetapi juga internasional. Seperti perolehan akreditasi internasional Teknik Sipil oleh IABEE dan tidak lama lagi akan diikuti oleh program studi lainnya di Universitas Bakrie. Ini membawa kita pada keunggulan berikutnya, yakni internasionalisasi," katanya.
Dia juga menegaskan komitmen kampus dalam menjalin kemitraan strategis dengan universitas ternama di dunia terus dilakukan. Transilvania University (Romania), Aarhus University (Denmark), Tohoku University (Jepang) adalah sebagian kecil kolaborasi yang telah terjalin.
Setiap tugas mahasiswa diwajibkan melibatkan teknologi AI sehingga mereka tidak hanya menguasai teori, tetapi juga terbiasa menciptakan solusi nyata secara lebih cepat dan efisien.
Rektor berharap mahasiswa baru menjadi ekosistem yang baik, utamanya bagi berjalannya Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Program ini menghadirkan berbagai track tematik yang dapat dipilih sesuai minat dan rencana pengembangan diri mahasiswa.
Stella mengutarakan masa kuliah merupakan waktu yang ideal untuk mengeksplorasi minat, mencoba hal-hal baru, dan tidak sekadar mengikuti arus.
Menurut Mendikti-Saintek, anak muda memiliki kekuatan besar mengubah masa depan bangsa. Mahasiswa ialah kelompok elite yang memiliki peluang untuk mendorong percepatan kemajuan bangsa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved