Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
TREN kewirausahaan di kalangan mahasiswa perguruan tinggi semakin menarik perhatian publik. Beragam program kewirausahaan terus digalakkan untuk mendorong lahirnya generasi muda yang mandiri dan inovatif.
Universitas Negeri Jakarta (UNJ), sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen pada pengembangan potensi mahasiswa, turut aktif membina para mahasiswa agar mampu berwirausaha. Salah satunya melalui program Mahasiswa Wirausaha.
Namun demikian, minat mahasiswa untuk mengembangkan kewirausahaan hijau, yakni usaha yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan, masih tergolong rendah. Hal ini terlihat dari masih sedikitnya usulan program usaha mahasiswa yang mengintegrasikan aspek ramah lingkungan ke dalam tujuan bisnis mereka.
Untuk itu tim dosen Fakultas Psikologi (FPsi) UNJ mengambil langkah nyata untuk menjawab tantangan tersebut melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar pada 14 Agustus 2025 di Aula Lantai 1 Kampus D Fakultas Psikologi.
Kegiatan bertajuk “Greenpreneur: Menciptakan Keseimbangan Bisnis yang Berkelanjutan” ini dipimpin oleh Dewi Fransiska Simanjuntak bersama anggota tim dosen FPsi UNJ yakni Redo Tridinata Wijaya, Erik, dan Liza Yudhita Widyastuti. Tim dosen FPsi UNJ UNJ juga melibatkan mahasiswa, antara lain Muhammad Davin Anugerah dan Cahya Nisrina Kamila Putri, sebagai bentuk kolaborasi lintas generasi dalam menguatkan semangat kewirausahaan hijau.
Acara berlangsung dengan menghadirkan mitra usaha dari kalangan civitas akademika UNJ, yaitu Anugrah Fauzi (pemilik Juragan Dimsum), Badi Kayla Azzahra (pemilik by.paeonia), dan Dahlia Mutmainnah (pemilik Dath Crumbs).
Dalam sesi diskusi, Anugrah Fauzi, alumni Fakultas Psikologi yang akrab disapa Bang Oji, membagikan pengalaman bagaimana usahanya mengurangi limbah produksi dengan mengurangi penggunaan plastik dan mengelola botol bekas untuk diserahkan kepada pengumpul barang daur ulang. Praktik ini mencerminkan implementasi prinsip kewirausahaan hijau: usaha tetap berjalan menguntungkan sekaligus ramah lingkungan.
Dalam kesempatan tersebut, Dewi Fransiska Simanjuntak menegaskan pentingnya kesadaran pelaku usaha terhadap kelestarian lingkungan. Menurutnya, kewirausahaan hijau adalah bentuk kontribusi nyata mahasiswa dan alumni UNJ dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang tengah digalakkan oleh pemerintah Indonesia dan komunitas global.
“Pelaku usaha yang berkomitmen pada keberlanjutan patut diapresiasi. Kesadaran ini harus dijaga dan ditularkan, karena dunia usaha bukan hanya tentang keuntungan, tetapi juga tentang tanggung jawab menjaga bumi,” ujarnya dilansir dari keterangan resmi, Jumat (30/8).
Melalui kegiatan ini, dosen FPsi UNJ berharap dapat menumbuhkan semangat berwirausaha yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan. Kewirausahaan hijau diharapkan menjadi jalan bagi mahasiswa tidak hanya untuk meraih keuntungan, tetapi juga menciptakan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan sekitar. (H-2)
Sinergi yang kuat antara guru dan orang tua akan menciptakan ekosistem pendidikan yang kondusif bagi perkembangan siswa.
Program Studi Pendidikan Tata Busana & Desain Mode, Fakultas Teknik Universitas Negeri Jakarta (UNJ), berkolaborasi dengan Asia Fashion Show Indonesia 2025.
Indonesia–Korea Higher Education Forum (IKHEF) 2025 sukses digelar pada 13 Agustus lalu di Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar Peringatan 1 Tahun sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum (PTNBH).
Kegiatan ini menggunakan pendekatan interdisipliner untuk mendorong tumbuhnya keterampilan ekspresif, empati, serta daya cipta anak-anak melalui media sastra, musik, dan konseling.
PT NHM di Tambang Gosowong tunjukkan harmoni menambang & menjaga alam lewat tambang bawah tanah, reklamasi, dan pelestarian satwa endemik Halmahera.
Hotel ibis Palembang Sanggar dengan bangga mengumumkan keberhasilan meraih sertifikasi Green Key, sebuah penghargaan prestisius bertaraf internasional
Sebanyak 6.250 pohon ditanam di Desa Sukaresmi dan Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai upaya mitigasi dampak perubahan iklim.
MesaStila Resort and Spa turut ambil bagian dalam gerakan global Earth Hour 2025 dengan mematikan lampu dan perangkat elektronik yang tidak diperlukan selama satu jam
Sertifikasi B Corp menjadi komitmen jangka panjang Opella untuk menjalankan bisnis dengan transparansi dan akuntabilitas yang tinggi.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved