Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SEPEKAN ke depan, sejumlah wilayah di Indonesia berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat. Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kondisi ini dipengaruhi oleh interaksi faktor atmosfer skala global, regional, dan lokal yang membuat atmosfer tetap labil sehingga mendukung pembentukan awan hujan.
BMKG menjelaskan, pada skala global, indeks Dipole Mode (DMI) 0,91 menandakan IOD negatif lemah yang meningkatkan pasokan uap air ke Indonesia bagian barat. Sementara fenomena Madden Julian Oscillation (MJO) fase 3 ikut memperkuat konveksi terutama di Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, hingga Laut Banda bagian barat, dan diperkirakan terus menguat beberapa hari mendatang.
Di tingkat regional, pembentukan awan hujan juga dipicu aktivitas gelombang Kelvin, Rossby Ekuator, dan Mixed Rossby Gravity (MRG) di sejumlah wilayah, serta adanya anomali suhu muka laut yang lebih hangat di berbagai perairan Indonesia.
"Selain itu, sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Sumatra dan Samudra Pasifik utara Papua Barat menambah potensi hujan lebat disertai angin kencang," ungkap BMKG, Selasa (26/8).
BMKG mencatat, periode 26–28 Agustus 2025 hujan intensitas sedang berpeluang terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia, dengan kategori siaga hujan lebat di Maluku dan Papua Pegunungan serta potensi angin kencang di Lampung, Banten, Jawa Barat, dan NTT.
Sementara pada periode 29 Agustus–1 September 2025, hujan intensitas sedang hingga lebat masih berpeluang melanda, terutama di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan sejumlah wilayah Papua, dengan potensi angin kencang di Jawa Barat dan NTT.
"Masyarakat diimbau waspada terhadap kemungkinan cuaca ekstrem berupa hujan lebat, kilat, angin kencang, serta gelombang tinggi yang dapat mengganggu aktivitas darat maupun laut, serta terus memantau informasi resmi dari BMKG," pungkasnya. (H-4)
BMKG memprakirakan terdapat potensi hujan ringan, sedang hingga lebat disertai kilat dan angin kencang di berbagai kota besar di Indonesia.
BMKG merilis peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia pada Minggu (25 Mei) dan Senin (26 Mei) 2025
BMKG memprakirakan cuaca Jakarta hari ini, Rabu 11 Februari 2026, akan diguyur hujan ringan pada siang hari secara merata. Simak rincian lengkapnya.
BERDASARKAN analisis dinamika atmosfer terbaru, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026, diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
BMKG memprakirakan hujan masih akan mendominasi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada periode 10–12 Februari 2026, masyarakat diminta waspada hujan lebat
BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca Jakarta hari ini, 10 Februari 2026. Seluruh wilayah diprediksi hujan lebat hingga sedang sejak pagi hari.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis ikhtisar cuaca untuk tanggal 10 Februari 2026.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir di sejumlah wilayah Sulawesi Utara hingga 15 Februari 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved