Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), meminta Kementerian Sosial dan PPATK memperketat pengawasan agar dana bantuan sosial (bansos) tidak disalahgunakan untuk judi online (judol). Pelanggar harus dikenai sanksi tegas agar tidak mengulangi perbuatannya.
Menurut Cak Imin, diperlukan data pelanggaran yang akurat serta penegakan aturan pencabutan hak bansos. Literasi digital harus ditingkatkan agar masyarakat tidak terjebak dalam lingkaran setan judol dan pinjaman online (pinjol).
“Itu di depan mata kita semua. Akhirnya nyuri, akhirnya penyakit sosialnya tumbuh,” ujarnya di Kantor Kemenko PM, Selasa (12/8).
Pemerintah kini menggeser paradigma penanggulangan kemiskinan: dari fokus penuh pada bansos menjadi 50% bansos, 50% pemberdayaan. Pemberdayaan diprioritaskan untuk usia produktif yang sehat, sementara bansos permanen hanya untuk lansia dan penyandang disabilitas.
Cak Imin menargetkan batas maksimal penerimaan bansos adalah 5 tahun. Setelah itu, penerima harus mandiri, dengan dukungan program pembukaan lapangan kerja, peningkatan pendapatan, dan pengurangan beban biaya hidup. (Z-10)
Mensos Saifullah Yusuf ungkap 600 ribu penerima bansos gunakan dana untuk judi online. Kabupaten Bogor tercatat tertinggi dengan lebih dari 6.000 KPM.
Bansos yang disalurkan melalui Program Keluarga Harapan dapat dicek melalui aplikasi bansos dan website cekbansos.kemensos.go.id
Dalam pengungkapan judi online, diketahui bahwa para pelaku tidak hanya menggunakan handphone milik pribadinya. Namun bisa juga menggunakan gadget di tempat perjudian.
Pelaku diketahui memiliki utang yang menumpuk bahkan telah menggadaikan sepeda motor milik istrinya senilai Rp4 juta.
Pernyataan PPATK yang menyebut di tahun 2025 untuk pertama kalinya Indonesia berhasil menekan angka judi online (Judol) dipertanyakan.
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memberikan apresiasi kepada GoPay, layanan dompet digital di bawah GoTo Financial dan GoTo Group, atas kontribusinya memerangi judol.
Sepanjang 2025, PPATK menerima 43 juta laporan dari pihak pelapor, meningkat 22,5% dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 35,6 juta laporan.
Penurunan drastis ini, memiliki dampak sosial yang besar karena secara langsung menyelamatkan jutaan masyarakat dari kerugian finansial akibat perjudian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved