Headline
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
BANGSA ini punya pengalaman sejarah sangat pahit dan traumatis perihal kekerasan massal, kerusuhan sipil, dan pelanggaran hak asasi manusia
SINGAPURA mencatat lonjakan signifikan kasus chikungunya pada 2025. Tercatat ada 17 kasus sejak awal tahun hingga 2 Agustus dan jumlah ini melonjak dua kali lipat dibanding periode yang sama tahun 2024.
Badan Penyakit Menular Singapura (Communicable Diseases Agency/CDA) menjelaskan bahwa risiko wabah di negaranya dipicu oleh keberadaan nyamuk aedes serta kasus impor dari wisatawan yang terinfeksi.
"Wabah chikungunya meningkat di Amerika, Asia, dan Eropa pada tahun 2025. Mereka yang tinggal di negara beriklim sedang, yang sebelumnya tidak terdampak penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, kini menghadapi peningkatan risiko akibat perubahan iklim," jelas CDA dilansir dari halaman Straits Times, Senin (11/8).
Chikungunya sendiri jarang berakibat fatal, namun dapat menyebabkan demam, nyeri sendi, serta kecacatan jangka panjang. Saat ini belum ada pengobatan khusus untuk penyakit ini.
Oleh karenanya, CDA meminta masyarakat aktif mencegah perkembangbiakan nyamuk di rumah dan lingkungan kerja.
Pelancong yang bepergian ke daerah terdampak juga diminta untuk menggunakan obat antinyamuk, mengenakan pakaian panjang, dan berada di ruangan berjaring untuk menghindari gigitan.
Masyarakat yang mengalami gejala setelah bepergian juga diimbau segera mencari pertolongan medis dan memberi tahu dokter mengenai riwayat perjalanan serta gigitan nyamuk. Penderita juga diminta tetap melindungi diri dari gigitan nyamuk untuk mencegah penularan ke orang lain. (H-3)
Chikungunya merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti atau Aedes albopictus.
DATA terbaru dari UK Health Security Agency (UKHSA) menunjukkan lonjakan signifikan kasus chikungunya yang terkait perjalanan internasional di Inggris.
Chikungunya jarang berakibat fatal dan virus yang dibawa oleh nyamuk ini tidak menyebar melalui udara.
Sebuah kota industri di selatan Tiongkok melaporkan lebih dari 3.100 kasus chikungunya sepanjang bulan ini, menjadikannya wabah terbesar penyakit yang ditularkan nyamuk di Tiongkok
SINGAPURA kini tengah mengalami peningkatan penyakit demam akibat virus yang dibawa nyamuk chikungunya dan bahkan peningkatannya mencapai dua kali lipat.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved