Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MAGNET hibrida yang ada di Fasilitas Medan Magnetik Tinggi Tetap (SHMFF) di Hefei, Tiongkok, berhasil menghasilkan medan magnet tetap yang tertinggi di dunia, dengan magnet aktif yang memiliki kekuatan 45,22 tesla (T).
Untuk perbandingan, medan magnet Bumi pada titik garis lintang 0° dan garis bujur 0° hanya sekitar 0,000032 tesla.
Capaian ini melampaui rekor dunia sebelumnya yaitu 45 tesla yang dicatat oleh magnet hibrida pada tahun 1999 di Laboratorium Medan Magnetik Tinggi Nasional AS.
Magnet hibrida yang memiliki kekuatan 45,22 tesla ini terdiri dari sisipan resistif yang terletak dalam sisipan superkonduktor yang memiliki lubang berukuran 32 mm.
Meskipun menghadapi berbagai tantangan, tim peneliti tersebut berhasil menciptakan magnet hibrida pada tahun 2016, yang pada waktu itu menghasilkan medan magnet pusat sebesar 40 tesla, menjadikannya sebagai magnet level 40 tesla kedua di seluruh dunia.
Ternyata, 40 tesla bukanlah batas akhir. Tim tersebut kemudian melanjutkan usaha mereka untuk menciptakan medan magnet yang lebih kuat.
"Demi mencapai medan magnet yang lebih tinggi, kami melakukan inovasi pada struktur magnet dan menciptakan material baru," jelas Profesor KUANG Guangli, direktur akademik Laboratorium Medan Magnet Tinggi di Institut Ilmu Fisika Hefei, Akademi Ilmu Pengetahuan Tiongkok (CHMFL), tempat SHMFF berlokasi.
"Proses pembuatan cakram pahit juga kami optimalkan," tambah KUANG dalam pernyataan yang didasarkan pada verifikasi langsung oleh tujuh akademisi.
Keberhasilan magnet 45,22 tesla ini menandai suatu pencapaian signifikan dalam pengembangan teknologi magnetik baik di Tiongkok maupun secara global. Magnet ini merupakan salah satu dari sepuluh magnet yang dikembangkan dan dioperasikan oleh CHMFL.
Laboratorium Hefei telah mencatat tiga rekor dunia dengan magnet resistif yang dimilikinya.
SHMFF, yang merupakan fasilitas untuk pengguna, saat ini menyuplai medan magnet tetap terkuat kepada para ilmuwan di seluruh dunia, telah beroperasi lebih dari 500. 000 jam mesin sejak diluncurkan, memberikan lebih dari 170 lembaga atau universitas di dalam maupun luar negeri akses ke kondisi eksperimental untuk penelitian canggih interdisipliner.
Sumber: SciTechDaily
Matahari meletuskan ledakan X-Class dan CME raksasa melaju ke Bumi. Badai geomagnetik kuat berpotensi terjadi dalam 24 jam ke depan.
Medan magnet Bumi terbentuk oleh inti Bumi yang terdiri dari besi cair yang berputar di kedalaman sekitar 2.900 kilometer. Medan ini melindungi permukaan Bumi dari partikel bermuatan
Peneliti berhasil menjelaskan tabrakan dua lubang hitam “mustahil” yang membingungkan ilmuwan sejak 2023. Kuncinya ternyata terletak pada kekuatan medan magnet bintang.
Ilmuwan dari Universitas Oxford dan CERN berhasil menciptakan kondisi mirip “bola api kosmik” di laboratorium, meniru semburan plasma dari lubang hitam raksasa.
Dua fenomena langka terdeteksi di kedalaman Bumi, sinyal gravitasi aneh dan perubahan medan magnet. Ilmuwan ungkap kaitannya dengan dinamika inti planet.
Medan magnet Bumi sendiri terbentuk dari pergerakan logam cair di inti planet kita, terutama besi dan nikel. Medan ini memanjang hingga puluhan ribu kilometer ke angkasa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved