Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kebudayaan mengumumkan masa pendaftaran lomba cipta lagu anak dan lomba menyanyi lagu anak dalam acara Kita Cinta Lagu Anak (Kila) diperpanjang hingga 3 Agustus 2025.
"Kementerian Kebudayaan sangat serius mendukung keberlangsungan dan pengembangan lagu anak Indonesia. Kila dihadirkan untuk menjadi sebuah ekosistem musik anak, sehingga kami mengharapkan kepesertaan dan keterlibatan yang lebih luas dan inklusif agar ekosistem tersebut menjadi semakin kuat," ujar Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan Ahmad Mahendra, dalam keterangan di Jakarta, Rabu.
Ia mengatakan perpanjangan masa pendaftaran ini dilakukan atas banyaknya permintaan dari masyarakat, khususnya anak-anak dan orang tua yang belum sempat menyelesaikan materi lomba serta proses pembuatan video karya, yang merupakan salah satu syarat wajib untuk mengikuti lomba.
Kementerian Kebudayaan merespons antusiasme ini dengan memberikan waktu tambahan agar lebih banyak peserta dapat mempersiapkan diri secara maksimal dan mengirimkan karya terbaik mereka.
Menurut dia, Kila hadir sebagai wujud nyata komitmen pemerintah dalam mendorong lahirnya karya-karya lagu anak yang berkualitas, edukatif, dan menggembirakan.
"Mari bersama dukung gerakan Kita Cinta Lagu Anak untuk masa depan Indonesia yang lebih berbudaya dan ceria melalui lagu," kata Ahmad Mahendra.
Kegiatan ini terbuka untuk anak-anak, remaja, guru, musisi, pencipta lagu, serta komunitas seni di seluruh Tanah Air.
Terdapat dua kategori yang dilombakan yakni lomba cipta lagu anak dan lomba menyanyi lagu anak (usia peserta 5 - 13 tahun).
Pendaftaran dibuka secara gratis dan dapat dilakukan melalui situs resmi Kementerian Kebudayaan atau kanal digital Kila. (Ant/H-2)
Proses pemberian Apresiasi Desa Budaya 2025 dilakukan secara komprehensif melalui tahapan temu-kenali, pendalaman, dan aktivasi.
Dengan kenaikan tarif, rekreasi edukatif justru menjadi pengrusakan (de-kreasi) karena orangtua harus menambah biaya.
DUNIA kontemporer tengah bergerak dalam lanskap krisis multidimensional yang berkelindan dan saling memperkuat satu sama lain.
Fadli juga menyoroti besarnya ekosistem budaya tempe di Indonesia yang melibatkan ratusan ribu komunitas serta lebih dari satu juta pekerja di sektor pembuatan tempe.
Pemerintah mendorong agar para penerima anugerah tetap produktif, memiliki ruang berkarya, serta mampu mentransfer pengetahuan dan keterampilan kepada generasi penerus.
Guru Besar Ilmu Sejarah Universitas Diponegoro (Undip), Singgih Tri Sulistiyono, sebut buku Sejarah Indonesia 2025 menjadi benteng identitas nasional.
Dalam program KILA 2025 digelar lomba cipta lagu anak dan lomba menyanyi lagu anak untuk kelompok usia 5 hingga 13 tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved