Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Indonesia bermitra dengan Swiss dan Amerika Serikat (AS) dalam mengembangkan dunia pengobatan regeneratif. Ini terwujud dengan kerja sama Celltech Stem Cell Centre, World Council for Preventive Regenerative and Anti-Aging Medicine (WOCPM), World Council of Stem Cell (WOCS), Swiss Stem Cell Biotech, dan perusahaan bioteknologi, BioViva Sciences USA Inc.
Hal itu menandai kolaborasi global dalam riset, inovasi teknologi sel punca, dan pengembangan pengobatan regeneratif yang aman, efektif, dan berstandar internasional. "Kemitraan ini adalah langkah nyata menuju era baru pengobatan berbasis sains regeneratif. Kolaborasi ini memperkuat posisi Indonesia di peta global terapi sel punca dan longevity," ujar pemilik Celltech Stem Cell Centre Prof. Deby Vinski yang juga menjabat Presiden WOCPM dan WOCS dalam keterangannya, Kamis (3/7).
Salah satu momen penting dalam agenda itu oalah terapi stem cell langsung oleh Dr. Eugene Durenard, Presiden Swiss Stem Cell Biotech, yang dilakukan di fasilitas Celltech. Hal ini menjadi simbol nyata pengakuan dunia terhadap kualitas medis Indonesia.
Sebelumnya, kerja sama Celltech dan Swiss Stem Cell Biotech dimulai terlebih dulu. Kini kerja sama itu berkembang menjadi kesepakatan resmi yang lebih luas dan konkret.
Eugene Durenard menegaskan pentingnya kerja sama lintas negara dalam pengembangan precision medicine. "Kolaborasi ini akan mempercepat lahirnya terobosan medis yang sangat dibutuhkan dunia, terutama dalam pengobatan berbasis gen dan regeneratif," jelasnya.
BioViva Sciences USA Inc, pionir terapi gen dan longevity gene therapy, menyatakan komitmennya untuk mendukung riset dan inovasi medis bersama Celltech.
Ketua Umum Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) Jajang Edi Priyatno mengapresiasi kontribusi Deby sebagai tokoh kesehatan nasional yang membawa nama baik Indonesia ke panggung internasional serta mendorong health tourism sebagai solusi pemulihan devisa negara. "Teknologi seperti ini perlu didukung penuh pemerintah karena potensinya sangat besar, baik secara medis maupun ekonomi," tegasnya.
Saat ini, ribuan pasien dari berbagai negara--termasuk dari AS, Eropa, Timur Tengah, dan Asia--mendaftar untuk memperoleh layanan terapi sel punca, longevity gene therapy, immunotherapy anti-aging, dan cancer prevention therapy di Celltech. (I-2)
Dalam sebuah makalah baru yang diterbitkan dalam jurnal Cell, para peneliti mendokumentasikan bahwa respons seluruh tubuh pada salamander axolotl ini dipicu oleh sistem saraf simpatik
WORLD Stem Cell Summit 2025 atau KTT Sel Punca Global berlangsung di Amsterdam, Belanda.
Penelitian Universitas Tokyo menemukan sel punca penyebab uban juga dapat berubah menjadi kanker kulit, tergantung pada jenis stres DNA yang dialaminya.
Perlu meningkatkan pemahaman masyarakat tentang potensi terapi sel punca dalam membantu pengelolaan berbagai penyakit, semisal kanker, diabetes,
Studi ini dilakukan menggunakan tikus jantan yang sengaja dibuat infertil melalui kondisi malnutrisi, sehingga testis mereka mengalami kerusakan dan tidak lagi mampu memproduksi sperma.
DUNIA kesehatan baik estetik, kebugaran, maupun bedah plastik semakin berkembang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved