Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Human papillomavirus (HPV) merupakan penyebab utama kanker serviks yang setiap tahunnya merenggut ribuan nyawa perempuan di Indonesia. Virus ini menyebar dengan sangat mudah, bahkan tanpa disadari, sehingga menjadi ancaman serius—terutama bagi remaja yang baru memasuki masa pubertas dan mulai aktif secara seksual.
HPV adalah virus menular yang bisa menyerang pria maupun wanita tanpa menunjukkan gejala awal. Berdasarkan informasi dari Alodokter, berikut beberapa cara umum penularan HPV yang sering tidak disadari:
Vaksinasi HPV terbukti efektif mencegah berbagai jenis kanker yang disebabkan oleh virus ini, terutama jika diberikan sebelum aktivitas seksual dimulai.
Pemerintah Indonesia telah memasukkan vaksin HPV ke dalam program imunisasi nasional secara gratis melalui Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) bagi anak perempuan kelas 5 dan 6 SD.
Fakta Penting tentang Vaksin HPV:
Jumlah dosis:
Selain mendapatkan vaksin HPV, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa membantu menurunkan risiko penularan virus ini:
HPV memang mudah menular, namun ancamannya bisa diminimalkan melalui vaksinasi dan penerapan gaya hidup sehat. Edukasi dini kepada remaja dan orang tua sangat penting agar mereka memahami risiko HPV dan manfaat dari vaksinasi.
Lindungi diri dan orang yang kamu cintai mulai sekarang—karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati. (Z-10)
Jumlah anak zero-dose atau belum pernah diimunisasi pada 2024 tercatat mencapai 91.636 jiwa atau 24% dari total 289.000 anak di Sumut.
Untuk kasus baru kanker mulut rahim, lanjut Husny, sesuai dengan data pada 2020 terjadi sebanyak 87 kasus per hari.
Penyakit ini disebabkan virus yang menular melalui percikan air liur saat batuk atau bersin, kontak langsung dengan penderita, atau benda yang terkontaminasi virus.
Petugas medis menyuntikkan vaksin Human Papillomavirus (HPV) dalam pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah.
Virus HPV memiliki 200 tipe yang beredar di dunia, dengan tipe HPV risiko tinggi yang sering menyebabkan kanker serta tipe HPV risiko rendah yang sering menyebabkan kutil anogenital.
Sebaliknya, Menurut Prof Yudi, secara ilmiah, vaksin HPV aman dan tidak berdampak buruk terhadap sistem reproduksi perempuan.
Tingkatkan kesadaran pencegahan kanker serviks dengan vaksin HPV, pemeriksaan rutin, dan pap smear untuk melindungi kesehatan rahim Anda.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved