Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERGURUAN tinggi perlu mempersiapkan infrastruktur pendidikan yang tanggap terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masa depan. Ini penting guna membekali generasi muda dalam menghadapi tantangan global.
“Pertumbuhan ekonomi kita masih di sekitaran angka 4%, sehingga belum cukup untuk menyerap semua angkatan kerja baru. Karena itu, mahasiswa harus siap menghadapi dunia kerja global."
"Dunia saat ini tanpa batas, kesempatan bekerja terbuka tidak hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri, seperti Jepang, Taiwan, dan Hongkong, yang saat ini banyak menyerap tenaga kerja Indonesia,” papar
Ketua Pembina Yayasan Pendidikan dan Pembina Universitas Pancasila (YPPUP) Siswono Yudohusodo saat Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pascasarjana dan Student Center Fakultas Hukum (FH) Universitas Pancasila UP, di Jakarta, Jumat (12/6).
Menurut dia, infrastruktur kampus harus mendukung proses belajar yang adaptif, berbasis teknologi, dan kolaboratif sehingga mampu mencetak lulusan yang siap bersaing secara global.
"Gedung yang kita bangun hari ini harus menjadi fondasi bagi generasi masa depan yang unggul dalam literasi digital, berpikir kritis, dan inovatif,” tegasnya.
Siswono pun mengapresiasi inisiatif strategis FH UP dalam pengembangan infrastruktur. Ia menekankan pentingnya pada tiga prinsip utama dalam pembangunan yakni sustainability, quality, dan growth.
“FH UP menunjukkan komitmen dalam menjaga keberlanjutan, antara lain dari sisi keuangan yang sehat, kepemimpinan yang solid dan berjenjang, serta kualitas akademik yang terus meningkat, termasuk keberhasilan program doktoral yang melahirkan lulusan pertamanya tahun ini,” ujarnya.
Rektor UP Prof Adnan menegaskan pembangunan ini merupakan bagian dari upaya universitas dalam menjawab dinamika perubahan zaman.
“Kurikulum selalu kami sesuaikan dengan kebutuhan zaman. FH UP sebagai bagian dari UP turut mendukung pengembangan ini, termasuk fasilitas Student Center yang akan memberikan ruang interaksi dan pengembangan diri bagi mahasiswa dari semua jenjang," ucapnya.
Adnan juga mengapresiasi capaian akademik FH UP khususnya keberhasilan Program Doktor Ilmu Hukum. “Lulusan doktor yang dihasilkan pada tahun ini mencerminkan komitmen akademik yang kuat. FH UP menjadi pilar penting dalam mencetak sumber daya manusia hukum yang unggul dan berintegritas,” ungkapnya.
Dekan FH UP Prof Eddy Pratomo menegaskan pembangunan gedung baru ini merupakan wujud nyata dari mimpi panjang yang kini menjadi kenyataan. “Gedung ini akan dibangun 4 lantai secara bertahap melalui pendekatan multiyears. Dana pembangunan dari tabungan internal, serta dukungan alumni dan mitra FHUP. Ini bukti kekompakan dan komitmen keluarga besar FHUP," ucapnya.
Ia berharap pembangunan Gedung Pascasarjana dan Student Center ini menjadi pusat kegiatan akademik dan pengembangan mahasiswa yang representatif, modern, serta inklusif menjawab kebutuhan pendidikan hukum yang semakin kompleks dan global.
Selain Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Pascasarjana dan Student Center FH UP, pada rangkaian peringatan Dies Natalis ke-61 ini, FH UP menggelar kegiatan lainnya yakni, pemotongan tumpeng dan promosi enam doktor Ilmu Hukum.
Acara ini turut dihadiri jajaran Pimpinan YPPUP, Ketua Senat UP Prof Budhi Muliawan Suyitno, Ketua Senat FHUP Prof Reda Manthovani yang juga Jaksa Agung Muda Intelijen, wakil rektor, pimpinan fakultas, serta sivitas akademika FH UP. (H-2)
GoStudy International bersama British Council membuka peluang lebih luas bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya melalui kampanye GoStudy GREAT UK.
Program studi yang selaras dengan minat umumnya akan membuat proses pembelajaran terasa lebih menyenangkan, sekaligus meningkatkan motivasi dalam menjalani perkuliahan.
Dalam satu waktu, tidak jarang sebuah universitas mengukuhkan tiga, lima, bahkan tujuh guru besar sekaligus.
Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), saat ini terdapat hampir 10 juta mahasiswa yang menempuh pendidikan di 4.416 perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan pemerintah mendorong kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi dalam pengembangan teknologi semikonduktor.
Direktorat Rehabilitasi Mangrove memperkuat upaya membangun ketahanan kawasan pesisir melalui pelibatan generasi muda lewat program Mangrove Goes To School (MGTS).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved