Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAS Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) menyiapkan 40 ribu kuota beasiswa penuh dan biaya pendidikan terjangkau untuk peserta didik baru yang tidak lolos SMA/SMK Negeri pada tahun ajaran 2025.
“Melalui langkah strategis dengan kerja sama dengan SMA dan SMK swasta, untuk bisa memberikan kuotanya bagi siswa tidak mampu atau bagi calon murid yang berprestasi tapi tidak masuk di Negeri maka bisa diberikan beasiswa penuh dan beasiswa pendidikan terjangkau,” kata Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai di Surabaya, Senin (5/4).
Menurut Aries, langkah tersebut merupakan hasil kerja sama Pemerintah Provinsi dengan SMA/SMK swasta di seluruh wilayah provinsi, yang telah dilakukan penandatanganan komitmen pada Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025, Jumat (2/5) lalu.
Kerja sama itu, kata Aries, didasarkan dari jumlah pagu SMA dan SMK negeri di Jatim yang terbatas. Dari jumlah lulusan SMP dan sederajat sebanyak 682.252 murid, total daya tampung yang tersedia hanya sejumlah 261.396 kursi.
“Hanya 38,81 persen murid yang tertampung di sekolah negeri. Sedangkan 61,69 persen lainnya atau 420.856 murid harusnya tertampung di sekolah swasta,” katanya.
Saat ini, kata Aries, ada 24 cabang Dinas yang telah menuntaskan kerjasama dengan SMA, dan SMK swasta di Jatim. Sasaran kuota sebanyak 40 ribu calon murid, melebihi target Pemprov Jatim sebelumnya yakni 30 ribu kuota beasiswa.
Sementara itu, Mustakim Kepala UPT TIKP Dindik Jatim mengatakan, melalui kerjasama itu, murid dari kalangan keluarga pra sejahtera mampu melanjutkan pendidikan menengah tanpa biaya dan biaya pendidikan terjangkau.
“Kami sudah rampungkan komunikasi dengan sekolah. Antara cabang Dinas dan sekolah swasta sudah tuntas untuk menjalin komitmen bersama kuota beasiswa penuh dan biaya pendidikan terjangkau, Alhamdulillah kerjasama kita melebihi target di angka 40 ribu murid,” katanya.
Untuk mengetahui kerja sama yang telah terbangun, lanjut dia, informasi seputar beasiswa kuota penuh dan biaya pendidikan terjangkau SMA dan SMK swasta akan dimunculkan dalam sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025. Pada sistem tersebut, sekolah akan memunculkan berbagai informasi yang dibutuhkan.
“Dalam sistem akan muncul beberapa rekomendasi sekolah untuk calon murid baru, misalnya saja sekolah A ada beasiswa penuh untuk 5 anak. Atau sekolah B menyiapkan beasiswa penuh 10 anak, dan dispensasi 50 persen untuk 5 anak. Nah informasi ini akan ditampilkan dalam website SPMB,” ujarnya. (H-2)
Sebagai upaya untuk meningkatkan nilai TKA ke depan, pihaknya juga menekankan pentingnya memanfaatkan pembelajaran digital.
Khusus pelaksanaan sekolah daring terhitung sejak 1 September 2025 sampai dengan batas waktu yang nantinya akan diinformasikan lebih lanjut.
Tempat praktik yang digunakan bukan merupakan aset pribadi, melainkan unit yang disewa secara harian maupun mingguan.
Sebanyak 67,9 persen satuan pendidikan akan melaksanakan TKA secara daring, 12,2 persen secara semi-daring, dan 19,9 persen masih dalam tahap finalisasi moda pelaksanaan.
Pihaknya juga telah melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah di daerah di kawasan terdepan, terluar, tertinggal (3T) yang menunjukkan antusiasme tinggi.
Workshop ini akan memberikan kesempatan kepada peserta untuk belajar langsung melalui berbagai kegiatan praktis dalam bidang STEM.
Tania mendorong Dinas Pendidikan mengevaluasi menyeluruh terkait kebijakan sekolah gratis. Terutama dalam pengembangan strategi yang lebih inklusif.
Saat ini masih terdapat sejumlah wilayah kecamatan, khususnya pinggiran yang masih minim akan akses, serta sarana pendidikan di tingkat SMA negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved