Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG Lebaran, banyak orang mengalami peningkatan pengeluaran keuangan. Untuk mengantisipasi hal itu, dosen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB University Istiqlaliyah Muflikhati memberikan sejumlah langkah penting terkait pengelolaan keuangan yang baik.
Ia menjelaskan, perlunya membuat rencana anggaran dengan skala prioritas, mulai dari yang paling penting.
"Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat anggaran dengan cara mengidentifikasi kebutuhan. Lalu diurutkan mulai dari yang utama (primer) sampai yang kurang penting. Contohnya, zakat fitrah, zakat mal, transportasi dan kebutuhan mudik atau silaturahim, sampai tunjangan hari raya (THR) untuk keluarga dan kue lebaran," tuturnya.
Setelah itu, lanjut dia, barulah menyiapkan daftar kebutuhan sekunder. Misalnya baju lebaran, dekorasi rumah atau kesenangan lain seperti rekreasi ke tempat hiburan bersama keluarga.

"Anggaran tentunya harus mempertimbangkan kondisi keuangan. Sebisa mungkin hindari utang," tegasnya.
Ia juga menerangkan cara terbaik untuk mengalokasikan THR agar tidak cepat habis untuk kebutuhan lebaran.
"Setiap kita menerima uang masuk (pendapatan) termasuk THR, sebaiknya dialokasikan untuk 3S, yaitu spending (konsumsi/belanja), saving (menabung), dan sharing (infaq/berbagi)," jelas Dr Istiqlaliyah.
"Jadi, usahakan untuk tidak dibelanjakan semua. THR digunakan untuk menambah anggaran belanja lebaran yang sudah direncanakan. Jika perlu membawa oleh-oleh jangan berlebihan," pesannya.
Untuk menghemat, bisa juga memilih barang-barang yang sedang ada diskon. Namun, ia menegaskan, jangan mudah tergiur dengan diskon terhadap barang-barang yang tidak dibutuhkan.
"Perlu diingat, dahulukan memenuhi kebutuhan, bukan keinginan," tegasnya.
Dr Istiqlaliyah juga memaparkan beberapa strategi untuk menghindari pengeluaran impulsif saat berbelanja kebutuhan lebaran, yaitu:
Ia kembali menegaskan, "Hindari utang dan sisihkan dana untuk pasca-Lebaran. Jangan sampai setelah Lebaran bingung karena tidak ada simpanan." (Z-1)
MENTERI Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.
Kebijakan ini berlaku bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai swasta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta pendatang baru pasca Idul Fitri 1447 H mempersiapkan diri dan memiliki skill, seiring ekonomi Jakarta yang tumbuh positif.
Satgas Saber bertujuan menjamin pelaksanaan kebijakan Harga Pembelian Pemerintah (HPP), Harga Eceran Tertinggi (HET), serta Harga Acuan Pembelian dan Penjualan (HAP)
Isu yang diangkat film Tunggu Aku Sukses Nanti merupakan refleksi dari apa yang sering dirasakan orang banyak ketika momen mudik atau silaturahmi berlangsung.
Musim puncak (peak season) pengiriman Ramadan dan Lebaran tahun 2026 jadi momen optimisme perusahaan jasa logistik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved